Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Libur Kenaikan Isa Al-Masih, Ratusan Polisi di Bandung Diterjunkan

Libur Kenaikan Isa Al-Masih, Ratusan Polisi di Bandung Diterjunkan
Suasana "Braga Beken" yang diadakan setiap akhir pekan di Jalan Braga, Kota Bandung (bandung.go.id)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Satlantas Polrestabes Bandung menurunkan 200 personel untuk mengurai kemacetan selama libur panjang Kenaikan Isa Al-Masih pada 3–5 April 2026 di berbagai titik rawan Kota Bandung.
  • Titik padat lalu lintas difokuskan di gerbang tol, pusat perbelanjaan, dan jalur wisata seperti Dago serta Ledeng, dengan rekayasa lalu lintas dan sistem buka tutup jalan bila diperlukan.
  • Dishub Bandung menerjunkan ratusan petugas tiga sif untuk menertibkan parkir liar dan travel nakal, memasang water barrier di kawasan wisata, serta menegakkan sanksi bagi pelanggar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung turut menyiagakan personel untuk menghadapi libur panjang bertepatan dengan Kenaikan Isa Al-Masih dari 3-5 April 2026. Ada 200 personel dipastikan akan melakukan pengamanan di beberapa titik guna mengurai terjadinya kemacetan.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif mengatakan, seluruh personel dipastikan sudah siap untuk menertibkan arus lalu lintas jika terjadinya kemacetan dalam momentum libur panjang nasional bertepatan dengan kenaikan Isa Al Masih ini.

"Dari jajaran Satuan Lalu Lintas sudah menyiapkan beberapa langkah langkah, terutama terkait dengan kekuatan kita siapkan, kurang lebih 200 personel lebih yang akan kita sebar ke seluruh titik-titik rawan yang ada di kota Bandung ini," kata Hudi saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

1. Polisi melakukan penjagaan di beberapa titik

Jalan Braga, Bandung (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
Jalan Braga, Bandung (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Adapun titik kemacetan yang sudah dipetakan, kata Hudi, yakni di pintu masuk dan keluar Kota Bandung, seperti di gerbang tol Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon. Di lokasi tersebut nantinya akan dilakukan penjagaan dengan maksimal karena potensi terjadinya kemacetan.

"Untuk titik-titik lain, seperti pusat perbelanjaan, seperti mal-mal besar, baik itu di PVJ, Paskal, dan juga jalur-jalur yang menuju ke tempat wisata, seperti simpang lampu merah di Ledeng dan juga daerah Dago, juga kerap terjadi kepadatan," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kata Hudi, pihaknya melihat situasi dan kondisi di jalanan Kota Bandung. Jika terdapat kepadatan, polisi pun sudah menyiapkan beberapa cara bertindak mulai dari rekayasa lalulintas sampai dengan buka tutup jalan.

2. Lonjakan kunjungan dipastikan akan terjadi

Suasana malam "Braga Beken" yang diadakan setiap akhir pekan di Jalan Braga, Kota Bandung (bandung.go.id)
Suasana malam "Braga Beken" yang diadakan setiap akhir pekan di Jalan Braga, Kota Bandung (bandung.go.id)

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan langkah antisipatif dengan menerjunkan ratusan personel ke berbagai titik strategis. Fokus utama pengawasan diarahkan pada potensi kemacetan akibat parkir liar dan aktivitas travel yang kerap mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan libur panjang yang berlangsung selama tiga hari berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama dari luar kota yang masuk ke Bandung.

"Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” kata Rasdian.

3. Parkir liar akan ditindak

Suasana Jalan Braga usai kasus pemalakan pengamen (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Suasana Jalan Braga usai kasus pemalakan pengamen (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Tak hanya pengawasan, Dishub juga memperketat penindakan terhadap pelanggaran. Rasdian menegaskan, tidak ada lagi sekadar imbauan pelanggar akan langsung dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Dishub telah menginventarisasi sekitar 25 perusahaan travel yang dinilai berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama di kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur.

"Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen sudah dibuat. Kalau masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk sanksi administrasi hingga penderekan," katanya.

Selain itu, penertiban parkir liar juga menjadi perhatian serius, khususnya di kawasan wisata seperti Alun-alun, Asia Afrika dan Braga. Dishub bahkan telah memasang water barrier di sejumlah titik untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan.

"Di kawasan Braga hingga Naripan sudah kami pasang water barrier sekitar 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan," tuturnya.

Untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, Dishub memberlakukan sistem kerja tiga sif bagi petugas, mulai dari pagi hingga tengah malam. Bahkan, pengawasan diperketat pada sore hingga malam hari saat jumlah pengunjung biasanya meningkat.

Selain itu, Dishub juga menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan ketersediaan personel selama akhir pekan, termasuk pada hari Sabtu dan Minggu.

"Kami menurunkan ratusan personel dan akan terus siaga di lapangan. Ini bentuk komitmen kami agar lalu lintas tetap terkendali selama long weekend," kata dia.

Share
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More