Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Dedi juga memastikan para supir angkot, becak dan andong akan menikmati masa libur dengan jaminan uang saku yang diberikan. Artinya, tidak ada lagi sopir angkot yang berkeliaran mengangkut penumpang.
"Sehingga pada saat mudik, (mereka) bisa tinggal di rumah bersama keluarganya dan mendapat uang pengganti selama sepekan tidak bekerja," katanya.
Mudik lebaran 2025 lalu program kompensasi ini diberikan kepada 1.322 sopir angkot di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor. Selain itu, 463 pengemudi becak di Kabupaten Garut, Cirebon, dan Subang, serta 782 pengemudi delman di Kabupaten Garut, Tasikmalaya, dan Bandung Barat juga menerima bantuan serupa.
Data Dinas Perhubungan Jawa Barat menunjukkan peningkatan kecepatan kendaraan selama masa mudik, seperti kecepatan rata-rata perjalanan Garut–Bandung (lintas Limbangan–Malangbong) meningkat menjadi 20–30 km/jam dari sebelumnya 10–20 km/jam pada 2024. Sementara itu, lintas Garut–Tasikmalaya meningkat menjadi 30–40 km/jam dari 20–30 km/jam.