ilustrasi narkoba (freepik.com/azerbajian)
Dua paket yang ditemukan pada layangan tersebut kemudian diserahkan kepada kepolisian sebagai barang bukti. Aparat kini menelusuri asal-usul paket serta pihak yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Hingga saat ini belum ada keterangan mengenai calon penerima paket di dalam lapas maupun pihak yang menerbangkan layangan dari luar area penjara.
Sukarno mengatakan keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut merupakan hasil dari kejelian petugas dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan.
Menurut dia, respons cepat petugas saat menemukan layangan yang tersangkut di kawat duri menjadi faktor penting dalam mengungkap upaya penyelundupan itu.
“Petugas kami sigap dan responsif dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengawasan di Lapas Kuningan berjalan optimal,” ujarnya.
Sukarno menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah masuknya narkotika ke dalam lapas.
“Kami tidak akan memberikan celah sekecil apa pun terhadap peredaran narkoba di dalam lapas. Pengawasan, deteksi dini, dan sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus kami perkuat demi mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” katanya.