Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Laga Pamungkas Persib Vs Persijap, Umuh Larang Babotoh Nyalakan Flare

Laga Pamungkas Persib Vs Persijap, Umuh Larang Babotoh Nyalakan Flare
Ribuan Bobotoh merayakan kemenangan tim Persib Bandung dengan melakukan konvoi di Kota Bandung. (Dok. Humas Pemkot Bandung)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Umuh Muchtar meminta Bobotoh tertib dan tidak menyalakan flare saat laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA demi menghindari sanksi.
  • Persib sebelumnya didenda Rp200 juta oleh Komdis PSSI dan Rp3,5 miliar oleh AFC akibat pelanggaran suporter seperti flare dan kericuhan di stadion.
  • Laga penutup Super League ini menentukan peluang Persib meraih gelar juara tiga kali beruntun, cukup dengan hasil imbang untuk memastikan trofi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar meminta suporter, Bobotoh tertib saat menonton laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) hari ini.

Menurut Umuh, laga terakhir ini akan menentukan tim Persib Bandung untuk meraih juara tiga kali berturut-turut di kasta tertinggi liga Indonesia. Ia meminta Bobotoh tidak membuat kerusuhan yang berdampak buruk kepada tim.

"Insyaallah mudah-mudahan Persib dan semua Bobotoh mengerti dan sayang Persib jangan sampai ada oknum yang masuk dan membuat kericuhan," kata Umuh, Sabtu (23/5/2026).

1. Jangan membuat gelar juara tercoreng

Wali Kota Bandung, Farhan
Ribuan Bobotoh merayakan kemenangan tim Persib Bandung dengan melakukan konvoi di Kota Bandung. (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Kesempatan emas untuk memenangkan laga tersebut, dikatakan Umuh, tidak berbuntut sanksi karena ulah Bobotoh. Dia juga meminta agar euforia kemenangan dilakukan setelah pertandingan selesai.

"Jangan sampai juara kita hangus karena oknum, jangan ada flare (di dalam stadion), kalau sudah beres mungkin bisa. Kalau pertandingan jangan ada kejadian lagi seperti lawan Solo, kita sudah menang ada flare kita didenda," jelasnya.

Persib Bandung sempat dikenakan sanksi membayar denda Rp200 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI usai laga penutup 2024/2025 melawan Persis Solo di Stadion GBLA. Denda diberikan karena penyalaan flare, smoke bomb, dan petasan dalam jumlah banyak yang membuat pertandingan sempat terhenti.

2. Bobotoh asli tidak mencoreng nama baik tim

Konvoi Bobotoh
Ribuan Bobotoh merayakan kemenangan tim Persib Bandung dengan melakukan konvoi di Kota Bandung. (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Selain itu, Persib juga dijatuhi sanksi berat oleh AFC berupa denda sekitar Rp3,5 miliar setelah laga AFC Champions League Two melawan Ratchaburi FC pada Februari 2026 di Stadion GBLA. Penyebab utamanya akibat kerusuhan dan pelanggaran suporter, meski Persib saat itu menang 1-0.

"Waktu di AFC kita didenda Rp3,5 miliar, kasihan ke Persib. Bobotoh sejati harus mengerti dan menyayangi Persib. Saya yakin Bobotoh semua baik dan dewasa, cuma ada oknum yang tidak jelas," kata Umuh.

3. Umuh optimis Persib Bandung menang

IDN Times/Debbie Sutrisno
Latihan Persib Bandung jelang lawan Persijap Jepara di Stadion GBLA. IDN Times/Debbie Sutrisno

Umuh sendiri enggan jumawa pada laga penutup Super League tersebut. Dia memastikan jika Persib berhasil mempertahankan gelar juara akan diberikan bonus terhadap pemain, pelatih dan ofisial.

"Optimis. Jangan dulu bilang juara, tapi harus menang, insyaallah saya janji memberikan bonus buat mereka," kata dia.

Sebagai informasi, dalam laga penutup melawan Persijap Jepara ini Persib Bandung memerlukan hasil imbang untuk mengangkat trofi Super League. Namun jika kalah harus menunggu hasil pertandingan dari Borneo FC melawan Malut.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jawa Barat

See More