Bandung, IDN Times - Ormas Islam, Persatuan Islam (Persis) memberikan kritikan soal salat tarawih kilat yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Qur'aniyah, Indramayu, Jawa Barat. Kegiatan salat tarawih kilat dinilai tidak membuat tenang dan terkesan terburu-buru.
Ketua Pimpinan Wilayah Persis Jawa Barat, Iman Setiawan Latief mengatakan, salat tarawih merupakan sunah yang dijalankan pada bulan suci Ramadan. Namun, ada baiknya ibadah ini dilakukan dengan khusyuk.
"Salat Tarawih selayaknya dilakukan secara nyaman dan tenang sesuai maknanya. Ketika ada salat Tarawih dilakukan secara kilat, maka yakin bahwa shalat tersebut tidak dilakukan secara tenang, nyama, dan terutama tidak thumaninah dan tidak khusyuk," kata Iman, Selasa (19/3/2024).
