Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kolaborasi Telkom-BMM: Fokus Pulihkan Ekosistem dan Akses Air Bersih
Kolaborasi Telkom-BMM: Fokus Pulihkan Ekosistem dan Akses Air Bersih (Dok. IDN Times)
  • PT Telkom dan BMM meluncurkan Program Konservasi Air Terpadu di Desa Baros dengan tiga inisiatif utama: penanaman 500 pohon, pipanisasi air bersih 1,5 km, dan pembangunan MCK.
  • Program ini menitikberatkan pada pemulihan ekosistem hulu Gunung Malabar untuk menjaga ketersediaan air, meningkatkan daya serap tanah, serta memberi manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar.
  • Keterlibatan warga menjadi kunci keberlanjutan program yang telah membantu ratusan keluarga memperoleh akses air bersih dan sanitasi layak, sekaligus memperkuat kesadaran pelestarian lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus dilakukan berbagai pihak, termasuk melalui kolaborasi lintas sektor yang menyasar wilayah-wilayah strategis. Salah satunya terlihat dalam program konservasi yang berfokus pada pemulihan ekosistem sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Berangkat dari kebutuhan menjaga daerah tangkapan air, inisiatif ini tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga kebutuhan dasar warga. Mulai dari akses air bersih hingga fasilitas sanitasi menjadi bagian dari pendekatan yang dilakukan.

Program ini dilaksanakan di kawasan kaki Gunung Malabar, yang selama ini memiliki peran penting sebagai daerah resapan air. Kondisi lahan yang membutuhkan rehabilitasi menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci dalam memastikan program berjalan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, baik secara ekologis maupun sosial.

1. Program konservasi hadirkan tiga inisiatif utama

ilustrasi air bersih (pexels.com/Jens John)sson)

PT Telkom bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) meluncurkan Program Konservasi Air Terpadu di Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, pada 22 April 2026. Program ini mencakup penanaman 500 pohon sebagai upaya rehabilitasi lahan kritis di kawasan hulu.

Selain itu, dilakukan pembangunan pipanisasi air bersih sepanjang 1,5 kilometer untuk meningkatkan akses air bagi warga. Fasilitas sanitasi berupa MCK juga dibangun guna mendukung kebutuhan dasar masyarakat setempat.

Program ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Bumi Sedunia, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan. Inisiatif tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.

“Hari ini dalam rangka Hari Bumi Sedunia, PT Telkom berkolaborasi bersama BMM meresmikan program Konservasi Air Terpadu dimana ada 3 turunan program, Penanaman 500 Pohon, Pipanisasi air Bersih dan Pembangunan MCK, harapannya program ini dapat bermanfaat dan mendukung pelestarian lingkungan di Desa Baros,” ujar Lina, Kepala Regional Office Baitulmaal Muamalat Jawa Barat.

2. Fokus pada pemulihan ekosistem dan manfaat jangka panjang

Kolaborasi Telkom-BMM: Fokus Pulihkan Ekosistem dan Akses Air Bersih (Dok. IDN Times)

Program ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga memastikan keberlanjutan sumber daya air di masa depan. Kawasan hulu menjadi perhatian utama karena berperan penting dalam menjaga ketersediaan air.

Pemulihan daerah tangkapan air diharapkan mampu meningkatkan daya serap tanah, sehingga risiko kekeringan dapat ditekan. Di sisi lain, keberadaan air bersih juga mendukung aktivitas pertanian dan kehidupan sehari-hari warga.

Pendekatan ini juga membawa dampak sosial dan ekonomi, terutama bagi para petani hutan yang terlibat dalam program. Dengan adanya kegiatan penghijauan, masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekaligus mendapatkan manfaat langsung.

Lina menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dalam jangka panjang.

3. Dukungan masyarakat perkuat keberlanjutan program

ilustrasi air bersih (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Respons positif datang dari pemerintah desa setempat yang merasakan langsung manfaat dari program ini. Ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi menjadi kebutuhan mendasar yang kini mulai terpenuhi.

Sebanyak ratusan kepala keluarga disebut merasakan dampak dari pembangunan pipanisasi dan fasilitas MCK. Hal ini menunjukkan bahwa program tidak hanya berhenti pada simbolis, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program. Dengan adanya rasa memiliki, warga diharapkan dapat merawat fasilitas yang telah dibangun.

“Terima kasih kepada PT Telkom yang sudah memberikan perhatian kepada Desa Baros dalam program Konservasi Air Terpadu ini, ada 250 kepala keluarga atau 500 jiwa yang terbantu dengan adanya program Pipanisasi dan Pembangunan MCK dimana sangat membantu kebutuhan dasar masyarakat, semoga kolaborasi ini bermanfaat, terutama dalam pelestarian lingkungan,” tutur Asep Saepudin, Kepala Desa Baros.

Melalui program ini, kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ke depan, inisiatif serupa diharapkan terus berkembang untuk menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Editorial Team