Cirebon, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Cirebon menyebutkan, musim kemarau mulai menunjukkan dampak di wilayahnya. Meski puncak kemarau diperkirakan belum tiba, jumlah kebakaran telah melonjak tajam sepanjang Juli 2026. Dalam sebulan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon mencatat 77 kejadian kebakaran, lebih dari empat kali lipat dibandingkan Juni yang hanya mencapai 18 kasus.
Lonjakan tersebut didominasi kebakaran lahan, sampah, dan alang-alang. Sepanjang Juli saja, tercatat 54 kejadian kebakaran pada kategori tersebut.
Secara kumulatif, sejak Januari hingga Juli 2026, kebakaran lahan mencapai 69 kasus atau sekitar 41,1 persen dari total 168 kejadian kebakaran yang terjadi di Kabupaten Cirebon.
Jumlah tersebut menjadikan kebakaran lahan sebagai jenis kebakaran paling banyak sepanjang tahun ini, melampaui kebakaran rumah yang tercatat sebanyak 65 kasus.
