Kepala BI Jabar Junanto Kawasan Industri Kreatif Didorong Maksimalkan Qris untuk Transaksi. IDN Times/Debbie Sutrisno
Bank Indonesia Jawa Barat terus memperluas penggunaan QRIS melalui berbagai kegiatan di sejumlah sektor. Rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di Jabar menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pembayaran digital dengan aktivitas masyarakat.
Rangkaian tersebut diawali dengan QRISKeun Pasar Parahyangan melalui program Pasar PAKAI atau Praktis, Aman, Kekinian, Andal, dan Inklusif QRIS. Program kemudian diperluas ke Pasar Modern Batununggal untuk mendorong transaksi digital di sektor perdagangan.
Edukasi juga menyasar generasi muda melalui QRISKeun Universitas Padjadjaran dan QRISKeun STIE Pasundan. Kegiatan tersebut memberikan edukasi mengenai QRIS dan pelindungan konsumen kepada lebih dari 9.000 mahasiswa.
Sementara di sektor pariwisata, Bank Indonesia memberikan edukasi kepada pengemudi dan pemandu Bandros mengenai QRIS serta PeKA atau Peduli, Kenali, dan Adukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan transaksi digital.
Penggunaan QRIS kemudian diterapkan dalam program QRISKeun Bandros pada 16-17 Agustus 2026 dengan tarif khusus bagi masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS.
Pada puncak PQN 2026 di Jawa Barat digelar melalui QRISKeun The Hallway Space di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut memadukan transaksi digital dengan ruang kreatif dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Junanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa QRIS dapat memberikan manfaat di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, UMKM, pendidikan, pariwisata hingga ruang kreatif.
"Pekan QRIS Nasional menjadi momentum untuk semakin mendekatkan QRIS kepada masyarakat. Melalui semangat QRIS-na Hiji, Mangpaatna Réa, Bank Indonesia ingin menunjukkan bahwa satu standar pembayaran dapat memberikan banyak manfaat dan hadir di berbagai aktivitas masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, penggunaan QRIS akan terus didorong dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan pelindungan konsumen. BI Jabar juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, media, dan berbagai mitra untuk memperluas ekosistem pembayaran digital.
"Setelah rangkaian Pekan QRIS Nasional berakhir, semangat QRISKeun Jabar tentu tidak berhenti di sini. Kami berharap penggunaan QRIS terus menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari dengan tetap mengedepankan keamanan dan pelindungan konsumen," kata Junanto.