Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Instruksi Gubernur, Satpol PP Jabar Bongkar Puluhan Kios PKL Cicadas

Instruksi Gubernur, Satpol PP Jabar Bongkar Puluhan Kios PKL Cicadas
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Satpol PP Jawa Barat menertibkan puluhan kios PKL di kawasan Cicadas, Bandung, sesuai instruksi Gubernur untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki.
  • Penertiban dilakukan bersama Satpol PP Kota Bandung dan aparat wilayah, dengan sekitar 20 kios sudah dibongkar serta proses masih terus berjalan.
  • Pemerintah Kota Bandung menegaskan penataan akan berlanjut ke kawasan strategis lain, termasuk Cicadas Market yang disiapkan sebagai jalur Bus Rapid Transit (BRT).
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat turut menertibkan puluhan kios pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sepanjang trotoar Kawasan Cicadas, Kota Bandung, Senin (18/5/2026).

Penertiban ini dilakukan dengan menerjunkan satu unit alat berat, dengan kondisi para pedagang memidanakan barang dagangan dari kios yang hendak ditertibkan.

Satpol PP Jabar memastikan, penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Jawa Barat untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki.

1. Instruksi langsung Gubernur Dedi Mulyadi

IMG-20260512-WA0040.jpg
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi naik mobil beko ikut tertibkan kios liar di Taman Prof. Ecykmen, Kota Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Barat Tulus Arifin mengatakan, penertiban dilakukan bersama personel Satpol Kota Bandung, serta aparat kewilayahan setempat. Koordinasi juga sudah dilakukan sebelum penertiban tersebut.

"Ini Instruksi dari Gubernur Jawa Barat. Pembongkaran PKL di Cicadas," kata Tulus di lokasi.

Dia menyampaikan, hingga pukul 15.30 WIB, sedikitnya ada 20 kios PKL yang sudah dibongkar. Hanya saja, jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena penertiban masih terus berjalan.

"Kurang lebih baru 20-an kios dan ini masih berjalan. Ini meneruskan yang sudah diselesaikan oleh Kota Bandung," ujar Tulus.

2. Pemprov Jabar sudah berkoordinasi dengan Pemkot Bandung

IMG-20260121-WA0014.jpg
Penolakan pembangunan BRT oleh pedagang kaki lima di cicadas dan Kosambi. IDN Times/Istimewa

Lebih lanjut, Tulus mengatakan, total data kios yang akan ditertibkan nantinya akan disampaikan Pemerintah Kota Bandung karena kawasan tersebut berada dalam wilayah penanganan kota.

Terkait relokasi pedagang, Tulus memastikan pembahasan sudah dilakukan Gubernur Jabar dengan koordinator pedagang soal langkah lanjutan bagi para PKL terdampak penertiban.

"Sudah berkomunikasi dengan koordinator pedagang dan kami fokus pada penertiban saja," kata dia.

3. Pemkot Bandung pastikan penertiban untuk proyek BRT

WhatsApp Image 2026-04-22 at 18.36.59.jpeg
16 Lapak PKL di Jalur BRT yang Tak Terpakai di Cicadas Diangkut Satpol PP. Dok Diskominfo Bandung

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung memastikan akan terus melakukan pembongkaran bangunan liar milik PKL yang berada di trotoar dan juga tempat dilarang lainnya sesuai Peraturan Daerah (Perda). Pembongkaran ini akan berlanjut ke beberapa kawasan strategis lainnya.

Satpol PP Kota Bandung telah menertibkan bangunan liar dan lapak PKL di kawasan Jalan Gatot Subroto. Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang publik dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat.

"Pada prinsipnya kita akan terus melakukan kegiatan penertiban dan penataan kota ini tidak hanya di Gatot Subroto," ujar Bambang, dikutip Sabtu (16/5/2026).

Dia menyebut, sejumlah kawasan yang akan menjadi fokus penataan di antaranya Cicadas Market, Jalan Banten, Panjunan, Astana Anyar, Pajagalan, kawasan Monumen Perjuangan (Monju), sekitar Gedung Sate, hingga kawasan sekitar kampus Unpad Dipati Ukur.

Menurut Bambang, penataan di kawasan Cicadas Market menjadi salah satu prioritas karena Jalan Ahmad Yani nantinya akan menjadi jalur lintasan Bus Rapid Transit (BRT).

"Kita sekarang sedang melakukan pendekatan kepada koordinator. Bagaimanapun juga Jalan Ahmad Yani yang menjadi lokasi Cicadas Market itu akan menjadi lokus BRT juga. Pasti nantinya akan kita tertibkan," katanya.

Pendekatan persuasif dan sosialisasi, kata Bambang, akan terus dilakukan kepada para koordinator maupun pedagang sebelum proses penertiban dilaksanakan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More