Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Heboh Ketua Dewan PAC Demokrat Sukabumi Dipecat Gara-gara Beda Pilihan
Ilustrasi pilkada. (Dok.IDN Times)

Kota Sukabumi, IDN Times - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat memecat Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Ujang Dani Ramdani. Pemecatan itu dilakukan lantaran Ujang tidak fatsun terhadap arahan partai.

Pemecatan Ujang Dani Ramdani tercantum dalam Keputusan Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat dengan Nomor : 079/SK.PLT/DPD.PD/DPAC/JB/IX/2024 per tanggal 23 September 2024.

1. Sempat hadiri deklarasi pasangan calon lain

Ilustrasi Pilkada 2024. (Dok. IDN Times)

Wakil Ketua Bendahara DPD Demokrat Jawa Barat, Aldo Andreas Darmawan mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah Demokrat menerima foto yang menunjukkan Ujang menghadiri deklarasi salah satu pasangan calon lain.

Padahal, Demokrat sudah mengusung paslon nomor urut tiga Mohamad Muraz dan Andri Hamami sebagai pasangan calon di Pilkada 2024.

"Ini langkah tegas yang diambil oleh partai. Alasannya jelas, ini kan tidak fatsun terhadap putusan yang dikeluarkan partai. Faktanya juga jelas," kata Aldo saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2024).

2. Ketua DPAC Cibeureum Sukabumi digantikan oleh Mulyana

Potongan gambar SK penunjukkan Plt Ketua Dewan PAC Cibeureum, Sukabumi (IDN Times/Istimewa)

Tak hanya mengeluarkan Ujang, surat keputusan itu juga memutuskan bahwa Muhamad Mulyana akan menggantikan posisi sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan PAC Cibeureum. Mulyana memiliki masa jabatan selama satu tahun ke depan hingga adanya penunjukan pengurus DPAC oleh DPD Demokrat Jabar.

"Digantikan Muhamad Mulyana selama satu tahun ke depan. Kami juga menegaskan bagi kader yang menyeberang, mendukung calon lain, kami tidak akan segan-segan memberhentikan, meskipun dia anggota dewan (terpilih dari Fraksi Demokrat)," katanya.

3. Bantahan mantan Ketua Dewan PAC Cibeureum

Ilustrasi Pilkada 2024.

Ujang Dani Ramdani mengklarifikasi terkait pemecatan dirinya. Ia mengaku sudah mengajukan untuk keluar dari Partai Demokrat dari empat bulan lalu.

"Juli waktu itu saya menemui Ketua DPC dan kepengurusan perihal saya mau keluar dari partai, tapi pimpinan menyarankan keluarnya setelah Pilkada. Tapi karena saya beda pandangan politik dan saya mendukung calon lain ya mungkin saya dikeluarkan padahal saya sendiri yang keluar dari Partai Demokrat," kata Ujang.

Kartu Tanda Anggota (KTA) dan atribut lain yang berhubungan dengan Partai Demokrat pun sudah ia kembalikan. Ujang yang sudah 10 tahun berpolitik di Partai Demokrat mengaku saat ini sudah menjadi tim pemenangan paslon nomor urut satu.

"Saya saat ini tidak masuk partai manapun dan saya hanya jadi tim pemenangan nomor urut satu. Saya sangat berterima kasih selama sepuluh tahun belajar politik di Demokrat, banyak hal positif yang saya dapatkan," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article