Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gudang Instalasi PDAM di Cirebon Terbakar, Kerugian Rp1 Miliar
Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan instalasi milik rekanan PDAM di Blok Palinggihan, RT 02 RW 01, Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Selasa (14/4/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.
  • Kebakaran melanda gudang rekanan PDAM di Desa Wanayasa, Cirebon, Selasa siang, tanpa menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan kerugian sekitar Rp1 miliar.
  • Api diduga berasal dari kompor gas di area selatan gudang yang berdekatan dengan material mudah terbakar seperti kayu dan pipa instalasi.
  • Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam dengan kendala sumber air terbatas, melibatkan empat mobil pancar dan beberapa armada tambahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cirebon, IDN Times - Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan instalasi milik rekanan PDAM di Blok Palinggihan, RT 02 RW 01, Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Selasa (14/4/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 12.04 WIB.

Tim dari sektor terdekat segera diberangkatkan enam menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 12.26 WIB.

“Setibanya di lokasi, petugas melihat asap hitam pekat membumbung tinggi. Lokasi berada di kawasan padat permukiman sehingga kami langsung melakukan upaya pemadaman intensif agar api tidak merembet ke rumah warga,” kata Eno saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 14.08 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 14.57 WIB. Proses penanganan melibatkan empat unit mobil pancar, satu unit water supply, serta tambahan dua mobil tangki air isi ulang.

1. Diduga berasal dari kompor gas

Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Arief Rahman)

Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kompor gas yang berada di bagian selatan gudang, berdekatan dengan material mudah terbakar seperti kayu dan bahan instalasi lainnya.

Eno menjelaskan, warga sekitar pertama kali melihat kepulan asap hitam sekitar pukul 11.30 WIB dari atap gudang. Saat itu, aktivitas di dalam gudang disebut sudah tidak berlangsung sejak pukul 10.00 WIB.

“Warga juga sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar. Dugaan awal memang dari kompor gas, tetapi penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Api dengan cepat membesar lantaran banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang, seperti pipa berbahan fiber dan PVC, karet, kayu, serta cat semprot.

2. Sejumlah kendaraan dan peralatan hangus

Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Aditya Pratama)

Eno mengatakan, kebakaran menghanguskan berbagai peralatan dan material instalasi PDAM. Selain itu, dua unit kendaraan roda empat, satu unit sepeda motor, satu unit genset, serta peralatan lainnya turut terbakar.

Bangunan gudang seluas kurang lebih 15 x 20 meter persegi juga mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap yang menggunakan struktur rangka baja melengkung.

“Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp1 miliar, mencakup bangunan, kendaraan, serta material instalasi yang terbakar,” kata Eno.

Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Seluruh pekerja diketahui tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi.

3. Kendala sumber air

ilustrasi kebakaran (pexels.com/Alexandre P. junior)

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kejadian. Hal ini membuat petugas harus mendatangkan suplai air tambahan dari wilayah lain.

“Kendala utama kami adalah sumber air yang cukup jauh, sehingga perlu dukungan armada tambahan untuk memastikan proses pemadaman berjalan optimal,” ujar Eno.

Setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan, petugas memastikan lokasi dalam kondisi aman sebelum kembali ke pos masing-masing untuk bersiaga.

Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di area yang menyimpan bahan mudah terbakar.

Topics

Editorial Team