Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gegera Cincin Nyangkut di Jari Manis, Pasutri di Sukabumi Datangi Damkar
Cincin yang bikin jari kelingking bengkak berhasil dievakuasi Damkar (dok Damkar Sukabumi)
  • Sepasang suami istri di Sukabumi mendatangi Posko Damkar Sukaraja karena cincin di jari sang istri tersangkut dan menyebabkan pembengkakan.
  • Sebelum ke Damkar, pasangan tersebut sempat mencari pertolongan di Puskesmas dan rumah sakit, namun diarahkan ke Damkar karena tidak ada alat pemotong cincin yang sesuai.
  • Petugas Damkar menggunakan gerinda mini untuk memotong cincin dengan hati-hati, dan proses evakuasi selesai aman dalam 25 menit tanpa menimbulkan luka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukabumi, IDN Times - Kejadian darurat bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. Di Sukabumi, sepasang suami istri terpaksa mendatangi Posko 7 Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukaraja pada Minggu (21/6/2026) menjelang tengah malam.

Kedatangan mereka bukan karena ada kebakaran, melainkan untuk meminta bantuan melepaskan cincin yang sudah menjepit jari sang istri hingga membengkak. Pasangan suami istri ini diketahui bernama Feri, warga Cibeureum Legok, Jalan Goalpara, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Mereka tiba di posko sekitar pukul 22.30 WIB dengan raut wajah panik.

1. Sempat dibawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit, tapi dirujuk ke Damkar

Pasutri yang datangi mako damkar usai jari bengkak gara-gara cincin (dok Damkar Sukabumi)

Sebelum memutuskan untuk datang ke kantor Damkar, sang suami Feri sebenarnya sudah membawa istrinya ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit. Namun, pihak medis ternyata tidak memiliki alat khusus untuk memotong cincin tersebut dengan aman.

"Sebelum ke Damkar, dia sudah datang ke Puskesmas, juga rumah sakit. Namun dari mereka diarahkan dulu ke Damkar," ungkap Komandan Peleton (Danton) VII Damkar Sukaraja, Ade Feri, Senin (22/6/2026).

Ade menambahkan, rasa sakit dan bengkak di jari manis sang istri sebenarnya sudah dirasakan sejak siang hari. Namun karena beberapa alasan, mereka baru bisa mencari pertolongan luar pada malam hari.

2. Petugas gunakan gerinda mini agar tidak melukai korban

potret gerinda mini J.LD J211 (shopee.com/J.LD Tool Official Shop)

Mendapat laporan darurat tersebut, tim rescue Damkar Sukaraja yang sedang piket malam itu langsung bergerak cepat. Setelah mendapatkan izin dari sang suami, petugas langsung mempersiapkan peralatan.

Proses pemotongan logam ini tidak menggunakan alat sembarangan. Petugas menggunakan gerinda berukuran kecil agar proses evakuasi berjalan presisi dan aman.

"Untuk proses pemotongan kita menggunakan gerinda mini ya, bukan gerinda pada umumnya. Kalau kita gunakan dengan hati-hati tentunya tidak akan melukai," jelas Ade.

3. Evakuasi berjalan lancar dalam waktu 25 menit

Cincin yang bikin jari kelingking bengkak berhasil dievakuasi Damkar (dok Damkar Sukabumi)

Aksi penyelamatan jari manis ini dipimpin langsung oleh Danton Ade Feri bersama empat personel lainnya, yaitu Yusuf Hidayat, Eman, Ilham, dan Mulyadin selaku penerima laporan awal.

Berkat keahlian dan ketenangan para petugas, cincin yang menjepit erat jari korban akhirnya berhasil dipotong. Proses evakuasi yang dimulai pukul 22.30 WIB ini dinyatakan selesai pada pukul 22.55 WIB.

"Penanganan berjalan aman. Kondisi petugas selamat, dan cincin di jari manis korban berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article