Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gagal Diselamatkan saat Kebakaran, Warga Majalengka Meninggal Dunia

Gagal Diselamatkan saat Kebakaran, Warga Majalengka Meninggal Dunia
Dok. Polres/ TKP dipasang garis polisi

Majalengka, IDN Times - Musibah kebakaran maut terjadi di Desa Gununglarang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Selasa (20/502025). Dalam musibah itu, pemilik rumah nahas yakni Momon meninggal dunia. 

Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kapolsek Bantarujeg AKP Baban Kurbandi mengatakan, musibah itu terjadi Selasa dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.

"Kebakaran terjadi di Blok Gununglarang Rt 007 Rw 002, Desa Gununglarang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka. Yang terbakar rumah permanen," kata dia

1. Musibah diketahui pertama kali oleh istri korban

Dok. Polres/ Bagian atap rumah nahas
Dok. Polres/ Bagian atap rumah nahas

Dijelaskan Baban, api membakar rumah korban dengan ukuran 10x6 meter. Musibah pertama kali diketahui oleh istri korban yakni Sarmanah. 

"Diketahui sekitar pukul 01.30 WIB, ketika saksi saudari Sarmanah terbangun dari tidur karena mencium bau asap dari barang yang terbakar," kata Bahan

Beberapa saat kemudian, saksi membangunkan suaminya yakni korban Momon. Setelah membangunkan suaminya, mereka lari keluar untuk menyelamatkan diri. 

Namun, belum sempat keluar, Momon tiba-tiba kembali. "Ketika di ruang tamu, korban saudara Momon malah kembali lagi ke kamar karena ada barang berharga (uang) yang tertinggal," tuturnya. 

"Saat itu sempat dilarang oleh Sarmanah, tapi korban tetap memaksa dan masuk kamar," katanya.

2. Korban sempat ditolong anaknya

Dok. Polres/ bagian rumah yang terbakar
Dok. Polres/ bagian rumah yang terbakar

Panik melihat api, Sarmanah akhirnya memutuskan keluar rumah sambil berteriak. Teriakan itu mencuri perhatian tetangga hingga akhirnya mereka berdatangan ke lokasi kebakaran. 

Warga yang sudah mulai berdatangan berinisiatif untuk memadamkan api. Kendati menggunakan alat seadanya, tetapi api akhirnya mulai mengecil. 

"Saat api mulai mengecil, Haryana Hiswanto (anak korban) masuk rumah dan langsung menuju kamar, berusaha menyelamatkan ayahnya (Momon)," tutur Kapolsek. 

Saat hendak ditolong, korban dalam keadaan terlentang dan sebenarnya masih bernapas. Menurut polisi, korban ditolong dengan cara ditarik bagian kaki.

3. Anak korban panik lantaran atap kamar berjatuhan

default-image.png
Default Image IDN

Saat berusaha menolong ayahnya, kayu dari atap kamar mulai berjatuhan. Melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk menyelamatkan, anak korban mencoba untuk menyelamatkan diri dengan cara keluar rumah. 

Di sisi lain, warga masih berusaha memadamkan api. Warga akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 02.00 WIB. Di saat api sudah berhasil padam, warga kembali mencari korban.

"Korban saudara Momon ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Diduga korban meninggal akibat kekurangan oksigen dan tertimpa reruntuhan genteng serta luka berat di tubuhnya," katanya.

Saat ini, keluarga sendiri menolak dilakukan otopsi. "Hasil pemeriksaan dari tim puskesmas terdapat luka di kepala, diduga akibat tertimpa reruntuhan genteng atau kayu," tutur Kapolsek

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Dedi Mulyadi Soroti Retaknya Penyangga Overpass Rancaoray Bandung

02 Mei 2026, 20:02 WIBNews