Bandung, IDN Times – Efisiensi energi menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan bangunan hijau di Indonesia. Pemilihan sistem tata udara, misalnya, perlu mempertimbangkan kebutuhan pendinginan, konsumsi energi, hingga dampaknya terhadap lingkungan.
Perhatian terhadap aspek tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pembangunan gedung yang lebih hemat energi dan rendah karbon. Salah satu pendekatannya adalah meningkatkan efisiensi operasional bangunan, termasuk melalui pemilihan dan pengelolaan sistem tata udara.
Dalam konteks ini, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) mengumumkan bahwa sistem tata udara berbasis Variable Refrigerant Volume (VRV) yang dipasarkannya memperoleh sertifikasi Green Label Indonesia dengan predikat Platinum dari Green Product Council Indonesia (GPCI).
Assistant General Manager Consulting Sales PT Daikin Airconditioning Indonesia, Meli Nuraeni, mengatakan penerapan prinsip bangunan hijau perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk dalam menentukan sistem tata udara yang sesuai dengan kebutuhan gedung.
“Penerapan prinsip bangunan hijau membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, termasuk dalam pemilihan sistem tata udara yang dapat mendukung efisiensi energi dan kinerja bangunan,” ujar Meli.
