Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dishub Jabar: Puncak Arus Mudik Gelombang Kedua Terjadi H-2 Idulfitri
Suasana pemudik di Jalur Nagreg Kabupaten Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Dishub Jabar memastikan puncak arus mudik gelombang kedua terjadi pada H-2 Idulfitri dengan lonjakan signifikan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek, Cileunyi, dan Nagreg.
  • Rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow diterapkan untuk mengurai kemacetan, sementara terminal utama tetap ramai lancar dengan pengawasan keselamatan ketat.
  • Volume kendaraan meningkat di berbagai titik strategis Jawa Barat, disertai kenaikan penumpang transportasi darat dan udara, terutama di Terminal Tipe A serta Bandara Husein Sastranegara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
19 Maret 2026

Dishub Jawa Barat mencatat puncak arus mudik gelombang kedua terjadi pada H-2 Idulfitri. Volume kendaraan meningkat signifikan di Tol Jakarta–Cikampek, Cileunyi, dan Nagreg.

20 Maret 2026

Kepala Dishub Jabar Dhani Gumelar menyampaikan kondisi lalu lintas masih ramai lancar dan terkendali. Rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow diterapkan untuk mengurai kemacetan, sementara terminal dan bandara melaporkan peningkatan penumpang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Puncak arus mudik gelombang kedua di Jawa Barat terjadi pada H-2 Idulfitri dengan peningkatan signifikan volume kendaraan di berbagai jalur utama, baik tol maupun jalur arteri.
  • Who?
    Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat melalui Kepala Dishub Dhani Gumelar bersama kepolisian yang menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatur arus pemudik.
  • Where?
    Kepadatan terpantau di Tol Jakarta–Cikampek, Rest Area KM 57, jalur selatan Cileunyi–Nagreg, serta beberapa titik seperti Lembang, Bekasi, Losari, Gadog, dan Tasikmalaya.
  • When?
    Puncak arus mudik terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 (H-2 Idulfitri), dengan laporan kondisi disampaikan pada Jumat, 20 Maret 2026.
  • Why?
    Peningkatan volume kendaraan terjadi karena banyak warga mulai melakukan perjalanan menuju kampung halaman menjelang libur Idulfitri gelombang kedua.
  • How?
    Pemerintah menerapkan sistem one way dari KM 70 Cikatama hingga Kalikangkung dan contraflow di KM 36–70; pengawasan ramp check dilakukan di terminal untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pemudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang pulang kampung dua hari sebelum lebaran. Jalan jadi ramai sekali, banyak motor dan mobil lewat. Pak Dhani dari Dishub bilang jalan tol dan jalan selatan padat, tapi polisi bantu atur supaya lancar pakai sistem satu arah. Di terminal juga ramai orang naik bus, dan di bandara ada yang naik pesawat juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peningkatan arus mudik di Jawa Barat menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga, sementara koordinasi Dishub dan kepolisian berhasil menjaga lalu lintas tetap terkendali. Penerapan sistem one way, contraflow, serta pengawasan ketat di terminal memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar meski volume kendaraan terus meningkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat memastikan puncak arus mudik gelombang kedua terjadi pada H-2 lebaran atau Kamis (19/3/2026). Sejumlah jalur terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan, baik roda dua dan empat.

Kepala Dishub Provinsi Jabar, Dhani Gumelar mengatakan, pada H-2 kemarin menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan seiring tercapainya puncak arus mudik gelombang kedua.

"Kepadatan terpantau di ruas Tol Jakarta Cikampek, khususnya pada akses masuk Rest Area KM 57, serta jalur selatan seperti Cileunyi dan Nagreg yang mulai diserbu pemudik motor dan mobil pribadi," ujar Dhani saat dikonfirmasi, Jumat (20/3/2026).

1. Transportasi umum ramai lancar

Kondisi Terminal Leuwipanjang yang masih ditutup dan belum ada aktivitas bus AKAP. Debbie Sutrinso/IDN Times

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan, Dhani memastikan beberapa jalur turut ditemukan kepadatan hingga terjadi kemacetan, namun tidak signifikan karena turut dilakukan penanganan berupa one way dan skema lainnya.

"Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kepolisian tetap memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way dari KM 70 Cikatama hingga Kalikangkung serta contraflow di KM 36-70," katanya.

Sementara itu, untuk transportasi umum Dhani menuturkan, di Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum dilaporkan ramai lancar dengan pengawasan ketat melalui ramp check untuk memastikan keselamatan penumpang selama masa mudik ini.

"Kondisi lalu lintas secara umum terpantau ramai lancar dan terkendali, dengan dominasi kendaraan roda dua dan roda empat pribadi," ucapnya.

2. Tol juga mengalami peningkatan

Kemacetan jelang pintu keluar tol Pasteur, Bandung. (IDN Times/Istimewa)

Lebih lanjut, dia menambahkan, volume kendaraan menunjukkan kecenderungan meningkat di sebagian besar titik strategis, antara lain Lembang arah Bandung, Tanjung Pura arah Bekasi, Losari dan Losarang (dua arah), Gadog arah Puncak, Cijolang arah Jabar, serta Limbangan arah Tasikmalaya.

"Dominasi kendaraan roda dua. Pada jalan tol, Cipularang masuk 58.638 kendaraan +9,24 persen dan keluar −6,41 persen, Padaleunyi masuk 174.518 kendaraan −2,23 persen dan keluar 179.621 kendaraan −5,99 persen, serta Bocimi masuk dan keluar 31.246 kendaraan +6,49 persen dibandingkan hari sebelumnya," tuturnya.

Adapun untuk kepadatan lokal terjadi di kawasan Pasar Lembang dan jalur Cicalengka–Garut, serta telah diterapkan rekayasa lalu lintas one way Bandung–Garut dan pengalihan arus di Simpang Panorama.

3. Penumpang Bandara Kertajati tidak ada peningkatan

Pintu masuk BIJB Kertajati Majalengka (Inin Nastain/IDN Times)

Sedangkan, jumlah total penumpang di Terminal Tipe A sampai kemarin, totalnya ada 212.715 penumpang, naik sekitar 18.76 persen atau naik 5.661 penumpang yang naik dan Turun dibandingkan hari sebelumnya.

"Jumlah total penumpang di Terminal Tipe B ada 42.129 penumpang, turun sekitar 68,03 persen atau turun 4.932 penumpang yang naik dan turun dibandingkan hari sebelumnya," jelas dia.

Peningkatan pemudik juga terjadi di transportasi udara, Dishub Jabar mencatat, penambahan penumpang ini memang tidak signifikan seperti di Bandara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran jumlahnya mencapai 31 penumpang, meningkat sekitar 19,23 persen atau meningkat lima penumpang dibandingkan hari sebelumnya.

Jumlah penumpang Bandara Husein Sastranegara sebanyak 223 orang, meningkat sekitar 313 persen atau meningkat 169 penumpang dibandingkan hari sebelumnya.

"Untuk Bandara Kertajati, tidak ada penerbangan karena penerbangan hanya terdapat di hari Selasa dan Sabtu," ucapnya.

Editorial Team