Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Diduga Gegara Utang Rp200 Ribu, Pria di Bandung Tewas Ditusuk Rekannya

Diduga Gegara Utang Rp200 Ribu, Pria di Bandung Tewas Ditusuk Rekannya
Ilustrasi penusukan (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya Sih
  • Seorang pria berinisial LA tewas ditusuk rekannya AN di Jalan Cibangkong Lor, Bandung, setelah terjadi perselisihan terkait utang Rp200 ribu pada Minggu malam.
  • Korban datang menagih utang dan meminta ponsel pelaku sebagai pengganti, namun penolakan memicu adu mulut hingga pelaku mengambil pisau dan menyerang korban.
  • Pelaku berhasil diamankan polisi tak jauh dari lokasi kejadian, sementara jenazah korban dibawa ke RS Polri Sartika Asih untuk autopsi dan penyelidikan masih berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Perselisihan antara dua pria di Jalan Cibangkong Lor, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, berakhir tragis pada Minggu (19/7/2026) malam. Seorang pria berinisial LA (38) tewas setelah ditusuk rekannya sendiri, AN (31), yang diduga dipicu persoalan utang sebesar Rp200 ribu.

Kapolsek Batununggal, IPTU Ahmad Rifai, membenarkan peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan kejadian sekitar pukul 23.00 WIB dan langsung mengamankan pelaku tidak lama setelah penusukan terjadi.

"Betul bahwa tadi sekitar jam 23.00 WIB telah terjadi tindak pidana pembunuhan," kata Ahmad Rifai.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban bersama seorang temannya mendatangi rumah pelaku untuk menagih utang. Menurut Ahmad, korban dan pelaku memang sudah saling mengenal sebelum insiden itu terjadi.

Korban disebut meminta pelaku segera melunasi utangnya sebesar Rp200 ribu. Namun, pelaku mengaku tidak memiliki uang untuk membayar. Korban kemudian meminta pelaku menyerahkan telepon genggamnya sebagai pengganti agar bisa digadaikan.

"Korban saat itu datang ke kediaman pelaku untuk menagih utang. Dan saat itu, menurut keterangan saksi, korban meminta uang sebesar Rp200 ribu," ujarnya.

Permintaan tersebut ditolak pelaku. Penolakan itu memicu adu mulut hingga akhirnya pelaku mengambil pisau yang dibawanya dari rumah dan menyerang korban.

Menurut Ahmad, pelaku menusukkan pisau ke beberapa bagian tubuh korban, yakni dada sebelah kanan serta kedua tangan. Akibat luka tusuk tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Pelaku menusukkan pisau yang dia bawa dari rumah ke dada korban sebelah kanan, tangan kiri, dan tangan kanan. Sehingga korban meninggal dunia di tempat," ungkap Ahmad.

Usai melakukan penusukan, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, petugas kepolisian berhasil menangkapnya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Pelaku dapat diamankan oleh pihak kepolisian tidak jauh dari TKP dan tidak lama setelah kejadian," katanya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk menjalani autopsi. Sementara itu, pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Batununggal dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

"Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk autopsi. Untuk pelaku kita amankan di Polsek Batununggal dan sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Batununggal," tutur Ahmad.

Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kasus tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Barat

See More