Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dedi Mulyadi Soroti Pemadaman Bergilir PLN: Industri dan UMKM Merugi
Ilustrasi pemadaman listrik (Freepik.com/pvproductions)
  • Dedi Mulyadi menyoroti pemadaman bergilir PLN di Jawa Barat yang menyebabkan pabrik gagal produksi dan merugikan sektor industri.
  • Ia menegaskan dampak pemadaman terasa bagi masyarakat, UMKM, hingga ekonomi domestik karena pesanan tertunda dan aktivitas terganggu.
  • Dedi menyebut warga berhak menggugat PLN atas kerugian, mengingat pelanggan juga wajib memenuhi kewajiban pembayaran listrik tepat waktu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
sejak satu pekan kemarin

PLN melakukan pemadaman bergilir di wilayah Jawa Barat selama sekitar satu pekan terakhir, mengganggu aktivitas industri makro dan mikro.

22 Juni 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti dampak pemadaman listrik terhadap industri dan UMKM, serta meminta PLN segera menyelesaikan masalah tersebut.

kini

Dedi memantau keluhan masyarakat di media sosial dan menilai rencana gugatan warga terhadap PLN sebagai hak konsumen akibat kerugian dari pemadaman bergilir.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemadaman listrik bergilir terjadi di wilayah Jawa Barat selama sepekan terakhir, menyebabkan gangguan pada aktivitas industri besar maupun UMKM serta menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kebijakan pemadaman oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan menyampaikan keluhan dari masyarakat serta pelaku industri yang terdampak.
  • Where?
    Pemadaman bergilir berlangsung di berbagai wilayah Jawa Barat, termasuk kawasan industri dan permukiman yang mengandalkan pasokan listrik dari PLN.
  • When?
    Peristiwa ini terjadi sejak sekitar satu pekan terakhir dan disoroti oleh Gubernur Dedi Mulyadi pada Senin, 22 Juni 2026.
  • Why?
    Pemadaman dilakukan oleh PLN dengan alasan yang hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti; pemerintah daerah meminta penanganan cepat agar tidak merugikan ekonomi masyarakat.
  • How?
    Pemadaman bergilir menyebabkan pabrik gagal produksi, pesanan tertunda, aktivitas UMKM terhenti, serta keluhan warga meningkat akibat terganggunya kebutuhan sehari-hari dan operasional usaha.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Listrik di Jawa Barat sering mati bergantian, jadi banyak pabrik dan toko kecil susah kerja. Pak Dedi Mulyadi bilang pabrik nggak bisa bikin barang karena listriknya mati terus. Orang-orang juga susah, ada yang marah di internet. Sekarang Pak Dedi minta PLN cepat betulin supaya semua bisa kerja lagi dan nggak rugi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun pemadaman bergilir di Jawa Barat menimbulkan kerugian bagi industri dan masyarakat, perhatian langsung dari Gubernur Dedi Mulyadi menunjukkan adanya kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi daerah. Upayanya memantau keluhan warga serta dorongan agar PLN segera menyelesaikan masalah mencerminkan komitmen untuk menjaga kestabilan aktivitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Jawa Barat sejak satu pekan kemarin oleh PT Perusahaan Listrik Negara turut mengganggu industri makro dan mikro. Banyak para pelaku industri di Jawa Barat mengeluhkan soal adanya pemadaman bergilir tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi sejak beberapa hari kemarin ini membuat banyak pabrik yang mengalami kegagalan dalam produksi. Dia pun meminta agar hal ini bisa segera ditangani dengan baik oleh perusahaan pelat merah tersebut.

"Saya berharap PLN segera menyelesaikan problem ini dengan cepat. Karena pemadaman bergilir itu dari sisi makronya mengganggu sistem industri. Industri itu kalau mati listriknya, maka sepabrik itu seluruh produknya gagal. Dan itu kerugian," kata Dedi, Senin (22/6/2026).

1. Banyak industri yang mengeluh akibat mati listrik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Menurut dia, dampak pemadaman listrik ini akan sangat terasa bagi masyarakat umum dan juga industri baik sekala besar maupun UMKM di Jabar. Ketika produksi terganggu, kata Dedi, maka akan berdampak kepada pesanan dari konsumen.

"Setelah itu nanti pesanan-pesanan barangnya tertunda. Ini berefek cukup berat di tengah-tengah tantangan ekonomi kita yang di globalnya lagi berat," jelasnya.

Dengan begitu, Dedi berharap agar persoalan ini bisa segera ditangani dan nantinya tidak ada lagi pemadaman listrik yang dirasakan langsung masyarakat dan pelaku usaha khususnya di Jawa Barat.

"Semoga segera bisa menangani masalah ini dengan cepat untuk apa, untuk tidak merugikan ekonomi domestik keluarga," katanya.

2. Warga Jabar terdampak langsung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Dedi pun turut memantau ragam komentar dari masyarakat di media sosial soal pemadaman listrik ini, dan ternyata banyak juga yang terdampak seperti tidak bisa bab dan hewan peliharaan yang nominalnya hingga ratusan juta meninggal.

"Misalkan, tadi kan ada yang teriak-teriak uh enggeus teu bisa modol (sudah tidak bisa buang air besar) katanya begitu di media sosial," ucapnya.

"Kemudian, tidak bisa lagi mencetak produk UMKM, apalagi yang punya ikan koi kesayangan. Pokoknya ekonomi mikro dan makro terganggu. Untuk itu segera diselesaikan," kata Dedi.

3. Dedi Mulyadi sebut ada gugatan ke PLN merupakan konsekuensi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Disinggung mengenai ada beberapa warga Jabar yang berencana menggugat PLN atas pemadaman tersebut, Dedi menilai hal tersebut merupakan sebuah konsekuensi, di mana para pelanggan memiliki hak untuk meminta ganti rugi dan lain sebagainya.

"Ya itu hak setiap orang atau konsumen. Karena PLN itu kan BUMN yang berdiri sendiri, yang dia melakukan pengelolaan sendiri. Ya ada timbal balik. Timbal baliknya begini, Bagaimana kalau kita telat bayar, kan kita juga suka digunting (diputus)," tuturnya.

Editorial Team

Related Article