Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengajukan pinjaman atau utang daerah senilai Rp2 triliun untuk menambah pembiayaan proyek infrastruktur berskala besar yang kini sudah dalam perencanaan. Utang ini dinilai harus diajukan karena fiskal daerah mengalami minus.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyampaikan, Pemprov Jabar saat ini kehilangan kapasitas fiskal hampir Rp3 triliun. Kondisi itu membuat pembiayaan pembangunan menjadi terbatas, sementara kebutuhan infrastruktur terus mendesak.
"Nanti ada beberapa tempat yang kita bangun underpass dengan biaya yang relatif lumayan. Terus terang saja untuk mewujudkan itu, karena lokasi Pemda Provinsi Jawa Barat mengalami kehilangan fiskal hampir Rp3 triliun saya jujur aja tahun ini saya mengajukan pinjaman Rp2 triliun," ujar Dedi di Gedung Sate, Bandung, Kamis (26/2/2026).
