Bandung, IDN Times - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya harga kenaikan BBM belum berdampak signifikan terhadap daya beli kendaraan bermotor di Jawa Barat. Masyarakat masih banyak yang membeli kendaraan dengan kredit.
Seperti PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang mencatat permintaan pembiayaan untuk kredit kendaraan masih tergolong tinggi dalam kondisi ekonomi seperti saat ini.
Jawa Barat I (Jabar I) Area Head FIFGROUP, Arya Pranandita mengatakan, gejolak ekonomi memang berpotensi memengaruhi industri pembiayaan. Namun, dampak yang dirasakan perusahaan hingga saat ini masih relatif kecil.
"Secara pengaruh mungkin ada, tetapi kecil. Bagi kami di FIF, terutama tim Jabar I, kami berkomitmen bahwa fluktuasi perekonomian, termasuk kenaikan dolar, pasti ada efek positif dan negatifnya," kata Arya di Bandung, Sabtu (13/6/2026).
