Bandung, IDN Times - Proses belajar secara jarak jauh dengan sistem daring (online) saat ini tengah diterapkan. Kondisi yang tidak memungkinkan dengan masifnya penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19) membuat sekolah dari tingkat dasar sampai perkuliahan harus belajar secara daring.
Namun, sistem yang mendadak ini tidak mudah dilakukan para siswa maupun mahasiswa. Keterbatasan akses internet membuat mereka kerap tertinggal dalam pelajaran tertentu.
Kondisi lebih menyulitkan bahkan dialami sejumlah siswa yang sekarang harus berada di tempat pengungsian karena rumah mereka terendam banjir di Kabupaten Bandung. Keinginan belajar secara daring seperti teman-teman lainnya di sekolah pun tidak mudah.
"Banyak ga enaknya sekolah online. Mana harus beli kuota, terus di pengungsian juga sinyal jelek kan karena gedung gitu jadi susah pas belajarnya," ujar Hani salah satu pelajar di SMA KP Baleendah ketika ditemui di tempat pengungsian INKANAS BPBD Jawa Barat, Kamis (2/4).
