Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cawalkot Haru Punya Ide Jadikan Angkot untuk Antar Jemput Anak Sekolah

Kota Bandung
Cawalkot Haru Punya Ide Jadikan Angkot untuk Antar Jemput Anak Sekolah
IDN Times/Debbie Sutrisno
Share Article

Bandung, IDN Times - Perkembangan teknologi saat ini berdampak signifikan pada sektor transportasi, termasuk angkutan umum. Kemajuan tersebut telah membuat beberapa sektor transportasi publik, seperti angkutan kota (angkot), mengalami penurunan pendapatan.

Keluhan tersebut disampaikan para sopir angkot yang tergabung dalam Paguyuban Interaksi Antar Supir Angkot (Pintas) saat berdiskusi dengan calon Wali Kota  Bandung, Haru Suandharu sekaligus ‘Ngabubur Bareng’ di Lapangan Gasmin, Antapani.

Teten misalnya, ia mengeluhkan terkait peremajaan angkot yang cukup membebani sopir maupun pengusaha angkot.

“Biaya peremajaan cukup berat kalau dibebani untuk sopir,” kata sopir angkot trayek Caringin Sadang Serang tersebut.

Keluhan lain yang disampaikan para sopir angkot adalah terkait persaingan bisnis. Yakni hadirnya angkutan online yang cukup banyak menggerus pasar para supir angkot.

  1. 1. Integrasikan angkot dengan kegiatan lainnya

    Pexels
    Pexels

    Merespons keluhan tersebut, Haru mengatakan, beberapa langkah perlu diambil untuk mengatasi masalah tersebut. Jika terpilih sebagai Wali Kota Bandung, salah satu rencana yang akan diusung adalah optimalisasi angkot sebagai moda transportasi antar jemput bagi anak sekolah.

    “Selain peremajaan kendaraan, kami juga berencana untuk mengintegrasikan sopir angkot dalam skema transportasi antar jemput siswa sekolah, baik SD maupun SMP,” jelas Haru.

  2. 2. Perubahan transportasi harus libatkan banyak pihak

    IDN Times/Debbie Sutrisno
    IDN Times/Debbie Sutrisno

    Haru menambahkan, pelibatan para sopir dan pengusaha angkot dalam program transportasi bertujuan untuk mengurangi kemacetan di Kota Bandung. Transformasi menuju transportasi publik yang lebih baik akan melibatkan semua pihak, termasuk pengusaha dan sopir angkot, agar tidak ada yang dirugikan.

    “Kami ingin memastikan bahwa perubahan di sektor transportasi tidak menyebabkan korban di antara para pengemudi atau pemilik angkot. Transformasi harus dilakukan secara adil,” tegasnya.

  3. 3. Pembangunan kota jangan sampai ada yang dirugikan

    IDN Times/Istimewa
    IDN Times/Istimewa

    Menurutnya, pembangunan harus memberikan manfaat bagi semua pihak dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan.

    Tidak hanya itu Haru pun akan turut melibatkan supir dan pengusaha angkot untuk mewujudkan Kota Bandung yang berkurang kemacetannya.

    “Demikian juga dalam rencana kita untuk melakukan transformasi ke transportasi publik, kita juga berharap teman-teman para pengusaha dan supir angkot juga kita libatkan. Jangan sampai kita melakukan transformasi sektor transportasi, tapi kemudian ada korban dari teman-teman pengemudian pemilik angkot," paparnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More