Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat (BIJB). (IDN Times/Debbie Sutrisno)
Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, sebagai operator BIJB Kertajati, semua persiapan sudah sangat matang. Apalagi bandar udara yang ada di Kabupaten Majalengka itu sebelumnya sudah beroperasi.
"Kalau secara kesiapan kami sudah 100 persen, tapi untuk memastikan dalam konteks penataan dan pemindahan 23-25 Oktober kami akan melakukan shadow opration," ujar Awaluddin saat ditemui di Bandung, Selasa (17/10/2023).
Menurutnya, shadow operation harus dilakukan sebelum penerbangan dioperasikan kembali sepenuhnya. Adapun BIJB Kertajati sendiri nantinya akan melayani beberapa rute penerbangan yang sebelumnya ada di Bandara Internasional Husen Sastranegara (BDO).
"Shadow operation dilakukan dalam konteks familiarisasi dan pemastian di lapangan, jadi kami panggil beberapa maskapai untuk contoh pembagian counter check in dan lainnya," ucapnya.
Wajah BIJB Kertajati sendiri nantinya akan berubah dari pengoperasian sebelumnya. Dia memastikan, Angkasa Pura II akan memaksimalkan pelayanan agar para penumpang nyaman dan saat datang dan terbang dari Kertajati.
"Pada akhirnya kami akan mengatakan 'terbang asik dari Kertajati' jadi terbang harus keren, dan nyaman. Orang kan dalam perjalan stres, takut terlambat, takut bermasalah, dan segala macam. Kami ingin permudah apapun," katanya.