Bandung, IDN Times - 100 tahun sudah umur Institut Teknologi Bandung (ITB) berdiri. Sebagai Pendidikan Tinggi Teknik Indonesia (PTTI), kampus ini telah mencetak banyak lulusan berkualitas yang mampu memberikan perubahan bagi bangsa Indonesia.
Saat ini, ITB dipimpin oleh rektor perempuan pertama, Profesor Reini Wirahadikusumah. Bersama jajarannya, dalam usia yang genap satu abad ini Reini ingin memperbaiki kondisi internal ITB agar mampu menjadi kampus yang lebih unggul dan lulusannya bisa berdampak luas secara nasional maupun internasional.
Dia menyebut, dalam lima tahun ke depan setelah dilantik transformasi organisasi di dalam tubuh ITB merupakan hal penting. Sebab, untuk mencapai berbagai target yang ditetapkan dalam sebuah organisasi termasuk kampus, maka pondasinya harus kuat terlebih dahulu.
"Tantangan ITB setelah 100 tahun ini akan lebih besar. Dengan besarnya tantangan itu maka internal kita harus diperbaiki. Bukan sekarang jelek, tapi kita harus coba untuk dorong lagi agar target ke depan bisa tercapai," ujar Reini ditemui dalam konferensi pers 100 tahun ITB, Kamis (2/7).
