Bawa Sajam, Enam Anggota Geng Motor GBR Bandung Ditangkap Polisi

- Polisi berhasil menangkap enam anggota geng motor GBR Bandung yang kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau.
- Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menyatakan penindakan ini sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung serta mencegah aksi kriminalitas kelompok bermotor.
- Polrestabes Bandung berhasil menggagalkan aksi sekelompok geng motor yang hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Terusan Jakarta pada Minggu dini hari (23/11).
Bandung, IDN Times - Tim Perintis Presisi Polrestabes Bandung berhasil mengamankan enam orang yang diduga bagian dari kelompok bermotor GBR, Sabtu (29/11/2025) malam. Mereka ditangkap saat melintas di wilayah Kota Bandung dan kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau.
Dua dari enam orang yang diamankan selanjutnya diserahkan ke Polsek Panyileukan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut terkait dugaan rencana aksi yang akan dilakukan.
1. Cegah geng motor berulah

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono melalui Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan, penindakan ini merupakan upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung, serta mencegah aksi kriminalitas yang melibatkan kelompok bermotor.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi kelompok mana pun yang mencoba meresahkan masyarakat. Enam pelaku berhasil kami amankan dan kami dalami perannya,” ujar Asep, Minggu (30/11/2025).
2. Tindak tegas aksi geng motor

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang rawan digunakan sebagai jalur pergerakan kelompok bermotor.
“Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Keamanan Bandung adalah prioritas kami,” tambahnya.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku guna mengungkap tujuan mereka membawa senjata tajam dan kemungkinan keterlibatan dalam tindak pidana lainnya. Polisi menegaskan tindakan tegas akan diberikan bagi siapa pun yang mengganggu stabilitas keamanan di Kota Bandung.
3. Puluhan anggota geng motor sempat ditangkap polisi

Sebelumnya, Polrestabes Bandung berhasil menggagalkan aksi sekelompok geng motor yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Terusan Jakarta pada Minggu dini hari (23/11). Operasi penertiban intensif yang dilakukan oleh Tim Prabu dan Patroli Gabungan Polrestabes Bandung ini berlangsung dalam rentang waktu pukul 00.00 hingga 05.00 WIB.
Budi mengonfirmasi bahwa operasi ini berawal dari patroli rutin yang mencurigai gerak-gerik sekelompok remaja di wilayah hukum Polsek Kiaracondong-Antapani.
Situasi bermula ketika Tim Prabu mendapati sekelompok remaja berkumpul secara mencurigakan. Melihat kedatangan petugas, kelompok tersebut langsung melarikan diri. Petugas yang menilai gerak-gerik mereka mengarah pada rencana tawuran, segera melakukan penyisiran di jalur pelarian.
Awalnya letugas menemukan sekitar 15 orang yang diduga sempat membuang tongkat besi ke dalam selokan untuk menghilangkan barang bukti.
Tak lama setelah itu, muncul iring-iringan sekitar 20 sepeda motor dari arah Cicadas menuju lokasi yang sama. Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap lima remaja beserta dua kendaraan, yakni Honda Beat hitam dan Suzuki GSX.
“Kelompok ini diduga kuat membawa senjata tajam yang kemudian dibuang di sekitar jalan. Namun, saat penyisiran lanjutan, senjata tersebut tidak ditemukan,” ungkap Budi.


















