Bandung, IDN Times - Air susu ibu atau ASI bukan hanya memberi manfaat kesehatan bagi bayi dan ibu, tetapi juga memberi manfaat secara ekonomi. Namun, belum banyak masyarakat yang menyadari pemberian ASI eksklusif dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang sangat besar.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad Dr. Adiatma YM Siregar menuturkan bahwa sudah banyak masyarakat yang paham ASI bisa memberikan kesehatan kepada anak. Sayangnya, masih sedikit yang paham bahwa anak yang mendapatkan ASI secara optimal bisa berdampak pada perekonomian keluarga.
"Pemberian ASI yang tidak optimal memberi dampak ekonomi sangat besar. Misalnya, dari masalah pernafasan dan diare dapat membawa dampak hingga Rp1,6 triliun per tahun, sementara dari masalah kognitif, dapat membawa dampak hingga Rp18 triliun per tahun," ujar Adiatma berdasarkah hasil penelitian bersama tim dikutip dari laman Unpad.ac.id, Minggu (31/3/2024).
