Bandung, IDN Times – Fenomena anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah atau fatherless masih menjadi tantangan dalam pengasuhan di Indonesia. Berdasarkan data Pemutakhiran Pendataan Keluarga dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, angka fatherless (tanpa sosok ayah) di Indonesia mencapai 25,8 persen.
Di Jawa Barat angkanya bahkan lebih tinggi mencapai 29,5 persen. Ini berarti hampir 3 dari 10 anak di Jawa Barat tumbuh tanpa peran pengasuhan ayah yang optimal, angka yang berada di atas rata-rata nasional.
Kondisi ini dinilai berdampak terhadap tumbuh kembang anak sehingga diperlukan keterlibatan lebih besar dari ayah dalam proses pengasuhan, tidak hanya sebagai pencari nafkah tetapi juga sebagai pendamping anak di rumah.
"Dengan tema 'Aku dan Bapakku', kami ingin semakin banyak ayah menyadari bahwa kehadiran mereka bukan sekadar membantu pengasuhan, tetapi menjadi bagian yang tidak tergantikan dalam proses tumbuh kembang anak," ujar Founder Komunitas Ibu Profesional, Septi Peni Wulandani, dalam keterangan tertulis diterima IDN Times, Minggu (5/7/2026).
