Pediatric Center, Mayapada Hospital Bandung. IDN Times-Azzis Zulkhairil
Stephanie mengimbau agar orangtua bisa sering melakukan interaksi dengan sang buah hati, dan harus mengerti kondisi tumbuh kembang sang anak dalam setiap fasenya, karena ibu dan bapak merupakan teman dekat si anak.
"Kalau misalnya ada keterlambatan sedikit pun yang dapat diketahui oleh orangtua, jangan segan untuk membawa anaknya langsung berobat ke fasilitas kesehatan," katanya.
Selain itu, orangtua juga harus memberikan stimulasi terhadap anak, karena hal tersebut sangatlah penting untuk tumbuh kembang, dan itu pun sangat efektif agar anak tidak tepat dalam berbicara.
"Jadi utamakan waktu Anda bersama si buah hati itu lebih banyak di rumah, kemudian juga berinteraksi atau berbicara dengan anak pun juga harus lebih sering, seperti itu," ujar dia.
"Kemudian gunakanlah gadget seefektif mungkin hanya untuk mekanisme pembelajaran saja, tidak untuk si anak diam ataupun juga interaksinya hanya satu arah," katanya.
Sedangkan, Dokter Spesialis Anak Subspesialis Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Mayapada Hospital Bandung, Eddy Fadlayana, menjelaskan bahwa lima tahun pertama kehidupan merupakan periode emas (golden period) yang berperan pentingdalam mendukung tumbuh kembang anak.
"Melalui pemantauan tumbuh kembang secara berkala, berbagai risiko keterlambatan perkembangan dapat dikenali lebih awal sehingga anak dapat memperoleh intervensi yang sesuaidengan kebutuhannya untuk mendukung potensi tumbuh kembang secara optimal," kata Eddy.
Untuk tumbuh kembang anak, Mayapada Hospital Bandung turut menyediakan rawat inap khusus anak (Pediatric Ward) dalam satu lantai dan layanan kegawatdaruratan khusus anak.
Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, Irwan Susanto menjelaskan, inovasi layanan Pediatric Center merupakan bagian dari komitmen MHBD untuk menghadirkan layanan kesehatan anak yang semakin lengkap dan sesuai dengan kebutuhan pasien maupun keluarga.
"Melalui Pediatric Center, kami menghadirkan layanan yang didukung oleh tenaga medis multidisiplin, termasuk sebelas dokter spesialis dan subspesialis anak, fasilitas medis ramah anak, sertalingkungan perawatan yang suportif dan terintegrasi," ucapnya.