Bandung, IDN Times - Sebanyak 53 pelajar Indonesia resmi dilepas untuk mengikuti program pertukaran pelajar AFS Year Program 2026/2027 dan Asia Kakehashi Project+ (AKP+). Selama satu tahun ke depan, mereka akan tinggal bersama keluarga angkat, bersekolah, sekaligus mengenalkan budaya Indonesia di 15 negara tujuan.
Program tersebut dinilai bukan sekadar kesempatan belajar di luar negeri, melainkan menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berwawasan global sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui pertukaran pelajar.
"Program pertukaran pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Melalui pengalaman belajar dan hidup lintas budaya, para peserta dibentuk menjadi active global citizens yang memiliki perspektif global, menjunjung tinggi keberagaman, serta mampu menjadi duta budaya dan jembatan persahabatan antarbangsa," ujar Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini melalui siaran pers diterima IDN Times, Rabu (5/8/2026).
