Bandung, IDN Times – United Nations Development Programme (UNDP) dan Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab South East Asia (J-Pal SEA) mengungkap data mengejutkan. Menurut penelitian mereka, terdapat 42 persen masyarakat yang ia survei telah melaporkan adanya kekerasan berbasis gender selama pandemik COVID-19.
Angka itu didapat dari sebuah penelitian yang mereka garap berjudul “Memahami Kesejahteraan dan Penghidupan Masyarakat Saat Pandemi COVID-19 di Indonesia”. Penelitian itu dibikin dengan tujuan guna memahami pengaruh pandemik COVID-19 terhadap kekerasan berbasis gender dan pekerja pengasuh anak yang tak dibayar.
