Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung mengaku tidak akan melakukan kunci tara atau lockdown pasca 117 pegawai di lingkungan Pemkot Bandung positif COVID-19 usai uji usap atau Swab test secara masif sejak 27 Agustus 2020.
Pemerintah Kota Bandung akan terlebih dahulu mengkaji kebijaksan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk diterapkan pasca kejadian tersebut.
"Pemkot langsung pelayanan ke masyarakat, tidak semata-mata langsung lockdown (Balai Kota), gak. Saya sedang kaji (dan) akan berikan kebijakan. Ya, sekarang paling WFH," ujar Oded di Bandung, Selasa (8/9/2020).
