Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Hal Wajib Disiapkan Sebelum Camping Pertama agar Tetap Nyaman

ilustrasi sunrise (pexels.com/Cliford Mervil)
ilustrasi sunrise (pexels.com/Cliford Mervil)
Intinya sih...
  • Tenda yang sesuai dan mudah dipasang, dengan ventilasi baik dan lapisan anti air
  • Alas tidur dan sleeping bag yang nyaman sesuai dengan suhu lokasi camping
  • Pakaian yang tepat dan berlapis untuk adaptif terhadap cuaca
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Camping pertama sering terdengar seru. Bayangkan kita bisa tidur di alam terbuka, bangun dengan udara segar, dan menjauh sejenak dari rutinitas. Namun di balik romantisme tenda dan api unggun, camping juga bisa menjadi pengalaman yang melelahkan.

Ini terjadi jika persiapannya kurang matang. Banyak pemula pulang dengan cerita pegal, kedinginan, atau kelaparan hanya karena satu hal, yakni tidak tahu apa saja yang benar-benar perlu disiapkan.

Agar camping pertama tetap nyaman dan berkesan, terdapat tujuh hal wajib yang sebaiknya disiapkan sebelum berangkat. Apa saja? Yuk intip di bawah!

1. Tenda yang sesuai dan mudah dipasang

https://www.pexels.com/id-id/foto/kelompok-mendirikan-tenda-di-alam-liar-pegunungan-34121377/
ilustrasi camping (pexels.com/Vishal Adhikari)

Tenda adalah rumah selama camping, jadi memilih tenda tidak boleh asal. Untuk pemula, hindari tenda yang terlalu kompleks dengan banyak tiang dan lapisan. Pilih tenda yang mudah dipasang, ringan, dan sesuai kapasitas. Misalnya tenda dua orang untuk satu sampai dua orang agar lebih lega.

Pastikan tenda memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah pengap. Pastikan pula terdapat lapisan anti air (waterproof), terutama jika camping di area pegunungan atau hutan. Tenda yang tepat bukan hanya melindungi dari hujan dan angin, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman sepanjang malam.

2. Alas tidur dan sleeping bag yang nyaman

https://www.pexels.com/photo/woman-sleeping-inside-a-tent-5994748/
ilustrasi camping (pexels.com/Cottonbro studio)

Kesalahan umum pemula adalah menganggap tidur di tenda sama dengan tidur di rumah. Faktanya, suhu malam bisa turun drastis, dan tanah terasa sangat dingin serta keras. Karena itu, alas tidur (matras atau sleeping bag) adalah kebutuhan utama, bukan pelengkap.

Gunakan sleeping bag yang sesuai dengan suhu lokasi camping. Untuk daerah pegunungan, pilih sleeping bag dengan insulasi baik. Jika ingin ekstra nyaman, bisa menambahkan bantal kecil atau jaket yang digulung sebagai penyangga kepala.

3. Pakaian yang tepat dan berlapis

ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Tima Mirohsnichenko)
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Tima Mirohsnichenko)

Camping bukan soal tampil gaya, melainkan soal fungsional dan adaptif terhadap cuaca. Bawa pakaian yang bisa dilapis seperti kaos sebagai base layer, jaket atau hoodie sebagai lapisan hangat, dan jaket tahan angin atau hujan sebagai pelindung luar.

Jangan lupa membawa pakaian ganti secukupnya, jaket hangat dan kaos kaki ekstra. Untuk tambahan, bisa membawa topi atau kupluk dan jas hujan. Ingat, cuaca di alam bisa berubah cepat. Dengan pakaian yang tepat, tetap bisa menikmati camping tanpa terganggu rasa dingin atau basah.

4. Peralatan masak sederhana dan makanan praktis

https://www.pexels.com/id-id/foto/pegunungan-orang-tangan-kopi-8052687/
ilustrasi menyeduh kopi (pexels.com/Taryn Elliott)

Salah satu keseruan camping adalah makan bersama di alam terbuka. Namun untuk camping pertama, tidak perlu membawa menu rumit. Fokuslah pada makanan praktis, bergizi, dan mudah dimasak.

Beberapa peralatan dasar yang perlu disiapkan adalah kompor portable dan gas. Bawa korek api atau pemantik, alat masak ringan, dan peralatan makan pribadi. Pilih menu seperti mie instan, sosis, telur, nasi instan, atau makanan kaleng.

Jangan lupa membawa air minum yang cukup atau alat penjernih air jika tersedia sumber air alami.

5. Penerangan yang memadai

https://www.pexels.com/photo/hand-holding-lantern-illuminating-dark-forest-34637944/
ilustrasi penerangan (pexels.com/Islam Abruev)

Malam di alam terbuka bisa sangat gelap. Karena itu, lampu adalah perlengkapan wajib untuk mendukung kenyamanan sekaligus keamanan. Bawa senter atau headlamp untuk mobilitas, serta lampu tenda untuk penerangan area istirahat.

Headlamp sangat membantu karena memungkinkan tangan tetap bebas saat memasak atau memasang tenda di malam hari. Pastikan baterai penuh atau bawa baterai cadangan. Penerangan yang memadai selain membantu beraktivitas juga dapat menghindarkan diri dari kegelisahan.

6. Perlengkapan pribadi dan kesehatan

https://www.pexels.com/id-id/foto/foto-tampak-atas-laptop-dekat-kamera-3178938/
ilustrasi perlengkapan traveling (pexels.com/Andrew Neel)

Berpetualang ke alam bebas memang harus mempersiapkan perlengkapan dengan cermat. Jangan lupakan perlengkapan kecil yang sering dianggap sepele, tetapi sangat dibutuhkan. Seperti peralatan mandi, tisu basah dan tisu kering, hand sanitizer, juga obat pribadi.

Selain itu, kotak P3K sederhana wajib dibawa. Isinya bisa berupa plester, antiseptik, obat pereda nyeri, dan obat alergi. Cedera kecil seperti lecet atau tergores ranting sering terjadi saat camping. Penanganan cepat akan membuat aktivitas tetap nyaman.

7. Mental siap dan sikap fleksibel

https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-yang-duduk-di-lapangan-rumput-menghadap-badan-air-2516423/
ilustrasi camping (pexels.com/Robert Forever Ago)

Persiapan terbaik bukan hanya soal barang, tetapi juga mental dan ekspektasi. Camping pertama mungkin tidak akan sempurna. Contohnya hujan datang tiba-tiba, api unggun sulit menyala, atau sinyal hilang total.

Masuklah ke pengalaman camping dengan pikiran terbuka dan sikap fleksibel. Nikmati ketidaksempurnaan sebagai bagian dari cerita. Justru dari situlah pengalaman camping terasa autentik dan berkesan. Dengan mental siap, hal-hal kecil yang tak terduga tidak akan merusak suasana, malah bisa menjadi momen lucu yang diingat lama.

Camping pertama adalah langkah awal untuk lebih dekat dengan alam dan diri sendiri. Dengan menyiapkan tujuh hal penting di atas, tidak hanya mengurangi risiko ketidaknyamanan, tetapi juga membuka ruang untuk menikmati pengalaman secara utuh.

Persiapan yang matang membuat camping pertama bukan sekadar mencoba, tetapi pengalaman yang bermakna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest Life Jawa Barat

See More

Tanpa Aplikasi Apapun, Tips Mengatur Keuangan Pribadi Secara Manual

05 Jan 2026, 17:00 WIBLife