5 Rahasia Hidup Tenang ala Epikuros yang Wajib Kamu Coba!

- Hidup dalam kesederhanaan dan kecukupan
- Berhenti membandingkan diri dengan orang lain
- Tidak perlu mencari validasi untuk bisa diakui
Hidup memang sering menuntut untuk mengejar banyak hal. Sering kali, apapun yang sudah diusahakan rasanya tidak pernah cukup dan dianggap pantas. Apalagi dengan maraknya media sosial yang memaksa kita untuk selalu melihat ke atas, di mana membuat kita pun terjebak dalam kompetisi untuk dan hidup dengan penuh gengsi, meski kenyataannya tidak sesuai dengan kemampuan diri sendiri.
Hal semacam ini pasti pernah atau mungkin sedang kamu alami sekarang. Ada perasaan stres, takut, cemas, dan tentunya jauh dari kata tenang. Ujung-ujungnya, kamu terjebak dalam mindset yang negatif karena selalu merasa tidak cukup dan gagal menjadi diri sendiri.
Tenang, kamu bisa mulai tata ulang mindset agar hidup lebih santai dan jauh dari drama. Yuk, contek lima tips hidup tenang ala filsuf Yunani Kuno, Epikuros, yang masih relevan sampai sekarang!
1. Belajar Hidup dalam Kesederhanaan dan Kecukupan

Saat melihat kemewahan orang lain di media sosial sering kali membuat kamu merasa ingin memilikinya juga. Terkadang, kamu rela memaksakan diri sendiri hanya untuk memuaskan hasrat yang tidak pernah ada habisnya. Namun ingat, jika hidup dihabiskan untuk mengejar sesuatu yang berlebihan bisa membuat stres tak berpenghujung.
Kalau sudah begini, cobalah untuk hidup dalam prinsip kesederhanaan dan kecukupan pada Epikuros. Kamu bisa mencoba menunggu selama 30 hari jika menginginkan sesuatu hal. Jika, setelah waktu tersebut kamu sudah tidak menginginkannya kembali, maka bisa dikatakan hanya keinginan palsu belaka.
Nyatanya, hidup dalam kesederhanaan dan rasa cukup lebih menenangkan dibanding hidup dalam kemewahan yang dihantui rasa tidak puas.
2. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Membandingkan dirimu dengan orang lain dari segi prestasi akademik, posisi kerja di kantor, kekayaan yang kamu miliki, sampai hal sederhana seperti merk baju yang kamu kenakan akan merenggut ketenangan dan kebahagiaan hidup kamu, lho. Biasanya, kebiasaan ini lahir dari pemikiran bahwa kamu harus berada di status yang sama seperti mereka. Padahal, bagi Epikuros, status sosial sering kali hanyalah keinginan kosong yang sia-sia.
Oleh karena itu, mulailah untuk fokus pada jalan hidupmu sendiri. Fokus pada diri sendiri bisa membantu mental dan pikiranmu tetap jernih. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki garis start, tantangan, dan garis finish yang berbeda-beda. Setiap orang juga memiliki waktu emasnya masing-masing dan tidak akan pernah sama.
Epikuros pun juga mengajarkan bahwa tidak perlu merasa iri dengan apa yang dimiliki orang lain, dan jangan biarkan ketenanganmu dicuri oleh rasa iri tersebut.
3. Tidak perlu mencari validasi untuk bisa diakui

Kamu mungkin sering kali membutuhkan pengakuan dan pujian dari orang lain agar merasa lebih tenang. Padahal, mencari validasi terus-menerus bisa mengakibatkan ketergantungan dan justru membuat hidup tidak tenan. Kamu akan merasa hancur ketika orang lain tidak memberikan reaksi sesuai keinginanmu.
Dalam mencapai ketenangan, kamu bisa menerapkan prinsip Epikuros yaitu Lathe Biōsas (hidup dalam persembunyian). Maksudnya, cobalah untuk menjauhi drama, tidak mencari-cari perhatian, tidak haus akan ketenaran, atau pengakuan dari orang lai. Dengan hidup seperti itu, kamu bisa menikmati setiap detik hal-hal yang terjadi dalam hidup kamu secara maksimal. Ingat, validasi hanyalah fana yang ingin kamu dengar, bukan sesuatu yang kamu butuhkan.
Tanpa mencari validasi, kamu tetap bisa membuktikan bahwa kamu mampu dan cukup.
4. Boleh berambisi tapi tetap realistis

Hidup tanpa ambisi memang mustahil, karena setiap langkah kita pasti didorong oleh sebuah tujuan. Namun, ambisi bisa menjadi racun jika kamu tidak tau batasnya. Memiliki ambisi yang terlalu tinggi dan tidak realistis hanya akan memberimu penderitaan dan kelelahan fisik maupun mental nantinya.
Di sini, Epikuros mengajarkan kamu untuk menikmati hidup tanpa harus mengorbankan ketenangan. Jika ambisimu mulai membuatmu cemas, ketakutan, kurang tidur, dan stres berat, itu tandanya ambisimu sudah tidak logis dan perlu kamu renungi.
Ketahuilah kapan kamu harus mengejar ambisimu, dan kapan harus merelakannya. Kamu berhak berambisi dan sukses, tapi pastikan kamu mewujudkannya dalam kondisi mental dan fisik yang sehat.
5. Investasikan waktu untuk persahabatan sejati

Menariknya, Epikuros menganggap bahwa hubungan percintaan tidak menjamin ketenangan hidup. Justru persahabatanlah yang sering kali menyelamatkanmu dari rasa takut dan cemas. Ketika hidup terasa berat, kamu bisa menginvestasikan waktumu dengan sahabat sejatimu.
Gunakanlah waktumu untuk berbagi cerita dan melakukan hal yang menyenangkan bersama sahabat. Dengan dikelilingi persahabatan yang tulus dan hangat, ini dapat menjadi bentengmu untuk mencapai ketenangan.
Persahabatan juga akan menghindarkanmu dari drama berkepanjangan yang bisa membuatmu stress. Jadi, jangan pernah merasa sendiri dan mulailah untuk berbagi suka duka dengan sahabat terdekatmu.
Pada dasarnya, memiliki perasaan tenang adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Dengan mulai menerapkan prinsip sederhana dari Epikuros, kamu akan merasa lebih tenang dan aman dari bayang-bayang cemas, takut, dan stres. Yuk, pelan-pelan coba terapkan di kehidupanmu!


















