Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratusan Pesepak Bola Cilik Bandung Berebut Tempat Turnamen Singapura
Ratusan Pesepak Bola Cilik Bandung Berebut Tempat Turnamen Singapura. IDN Times/Debbie Sutrisno
  • Sebanyak 230 pesepak bola muda Bandung ikut seleksi Neo Gen Academy untuk memperebutkan 15–20 tempat di turnamen internasional Singa Cup di Singapura.
  • Dedi Kusnandar menilai ajang internasional penting bagi pemain muda untuk mengukur kemampuan, memperluas wawasan, dan fokus pada proses pembinaan, bukan sekadar mengejar kemenangan.
  • Neo Gen Academy menekankan pembinaan berkelanjutan dengan kurikulum karakter, peluang beasiswa, serta kerja sama latihan luar negeri guna membentuk generasi pesepak bola bermental progresif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Sebanyak 230 pesepak bola usia muda di Kota Bandung mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kesempatan tampil di turnamen internasional Singa Cup di Singapura.

Founder Neo Gen Football Academy, Rizky Bagja mengatakan, dari ratusan peserta tersebut hanya sekitar 15 hingga 20 pemain kelompok usia 10 tahun yang akan diberangkatkan ke Singapura. Sementara pemain kelompok usia 15 tahun dipersiapkan mengikuti turnamen di Bali pada September mendatang.

Seleksi dibagi dalam beberapa gelombang. Tahap pertama diikuti sekitar 70 pemain, sedangkan seleksi lanjutan dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan untuk menjaring talenta terbaik.

"Di Indonesia mungkin ada beberapa perwakilan termasuk juga Persib akademi biasanya rutin untuk memberikan perwakilan ke sana. Kita ikut kompetisi ini untuk mencari dan meningkatkan pengalaman pesepakbola usia dini dari Bandung," ujar Rizky, Jumat (3/7/2026).

1. Pemain terbaik bakal tampil di Singa Cup

Ratusan Pesepak Bola Cilik Bandung Berebut Tempat Turnamen Singapura. IDN Times/Debbie Sutrisno

Pemain yang lolos seleksi akan mewakili akademi dalam ajang Singa Cup di Singapura. Turnamen tersebut merupakan kompetisi tahunan yang diikuti tim-tim kelompok umur dari berbagai negara di kawasan ASEAN.

Ia menjelaskan, kompetisi tersebut tidak hanya diikuti sekolah sepak bola yang berada di bawah asosiasi resmi, tetapi juga akademi maupun tim bentukan swasta yang memenuhi persyaratan penyelenggara.

Selain mengirim tim ke Singapura, Neo Gen Academy juga menyiapkan kelompok usia 15 tahun untuk mengikuti turnamen di Bali yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

2. Pembinaan usia dini penting mengenal kultur di luar negeri

Ratusan Pesepak Bola Cilik Bandung Berebut Tempat Turnamen Singapura. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sementara itu mantan pemain Timnas Dedi Kusnandar, menilai kesempatan tampil di turnamen internasional menjadi bekal penting bagi perkembangan pesepak bola usia muda. Menurutnya, pembinaan sepak bola merupakan proses jangka panjang sehingga pengalaman bertanding harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Pastinya penting karena kita bisa melihat sejauh mana kemampuan, skill, dan pengalaman saat bermain di sana. Menang bukan tujuan utama di usia seperti ini karena perjalanan sepak bola mereka masih panjang," kata Dedi.

Ia mengatakan, kompetisi internasional menjadi ajang bagi pemain untuk mengukur kemampuan sekaligus mengetahui kelebihan dan kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

Menurut Dedi, menghadapi lawan dari negara lain juga akan membuka wawasan pemain muda mengenai kualitas permainan di luar Indonesia.

"Kalau di Bandung mungkin melihat permainan seperti ini, saat ke luar negeri mereka akan melihat kualitas yang berbeda, bahkan bisa lebih baik lagi. Jadi jangan jadikan juara sebagai tujuan utama, tetapi nikmati prosesnya karena itu yang paling penting," ujar dia.

3. Akademi sepak bola harus utamakan proses pembinaan

Ratusan Pesepak Bola Cilik Bandung Berebut Tempat Turnamen Singapura. IDN Times/Debbie Sutrisno

Neo Gen Football Academy sendiri didirikan sejumlah mantan pesepak bola profesional Indonesia yang ingin berkontribusi dalam pembinaan usia dini. Akademi itu juga akan melibatkan mantan pemain serta pelatih nasional sebagai bagian dari tim kepelatihan.

Fokus utama akademi bukan mengejar gelar juara dalam waktu singkat, melainkan membangun proses pembinaan yang berkelanjutan agar pemain berkembang sesuai tahap usianya.

Rencananya, kegiatan latihan akan dipusatkan di kawasan Sabuga ITB. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung peningkatan kualitas pembinaan pemain muda.

Neo Gen Academy adalah academy sepakbola di Bandung khsusnya yang muncul dengan misi sebuah perubahan. Perubahan yang dimaksud terkait dengan kurikulum dan pendidikan karakter yang saat ini menjadi konsen academy dalam pengembangan sepakbola anak.

berorientasi terhadap progres dan perkembangan anak dan juara adalah sebuah bonus atas tahapan yang dilalui.

Neo Gen memberikan kesempatan atau jalur kepada siswa berprestasi dengan kelas beasiswa dengan sistem promosi dan degradasi. Mereka akan mendapatkan kesempatan untuk mencicipi latihan atau trial diluar negeri karena neo gen telah bekerjasama dengan beberapa tim salah satunya di Jepang, Portugal, dan Belanda untuk pengalaman anak dengan goals mimpi bermain tidak hanya di local industri tapi berani mencoba hal baru dengan mindset bermain di kompetisi luar negeri.

Editorial Team

Related Article