Mau Nobar Laga Terakhir Persib di Kuningan? Ini Lokasinya

- Pemerintah Kabupaten Kuningan memusatkan nobar laga terakhir Persib Bandung di Pandapa Paramarta untuk mengendalikan massa dan memudahkan pengamanan pada Sabtu, 23 Mei 2026.
- Antusiasme bobotoh diperkirakan tinggi dengan kehadiran berbagai kelompok suporter, sehingga aparat menyiapkan rekayasa lalu lintas dan area parkir guna mencegah kemacetan.
- Pandapa Paramarta dijadikan titik utama konsentrasi nobar dengan fasilitas pendukung lengkap, sementara suporter diminta menjaga ketertiban dan membubarkan diri secara tertib setelah pertandingan.
Kuningan, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Kuningan memusatkan kegiatan nonton bareng pertandingan terakhir Persib Bandung musim ini di kawasan Pandapa Paramarta, Sabtu (23/5/2026). Laga menghadapi Persijap Jepara itu diperkirakan menyedot ribuan bobotoh dari berbagai wilayah di Kuningan.
Kegiatan tersebut dipilih untuk mengantisipasi penyebaran massa suporter di sejumlah titik keramaian sekaligus memudahkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas saat pertandingan berlangsung.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U Kusmana mengatakan, Pandapa Paramarta dipilih karena dinilai mampu menampung tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan laga penentuan tersebut bersama-sama.
“Antusiasme warga sangat besar. Karena itu dipusatkan di satu lokasi agar lebih mudah pengaturannya, baik untuk kenyamanan penonton maupun pengamanan di lapangan,” kata U Kusmana, Rabu (20/5/2026).
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB. Panitia menyiapkan layar videotron berukuran 8 x 3 meter di area lapangan Pandapa Paramarta untuk menunjang kenyamanan penonton.
1. Antusiasme bobotoh diperkirakan membludak

U Kusmana menyebutkan, suporter seperti Viking, Bobotoh, Boboko, hingga sejumlah kelompok pendukung Persib lainnya diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut.
Tingginya animo suporter membuat aparat gabungan mulai memetakan potensi kepadatan kendaraan dan penumpukan massa di sekitar lokasi.
Selain berasal dari pusat kota, bobotoh diperkirakan datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuningan. Sejumlah suporter bahkan disebut sudah mulai berkoordinasi untuk datang bersama menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Ia pun meminta seluruh suporter menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, termasuk menghindari konvoi berlebihan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
“Kami berharap seluruh penonton bisa menikmati pertandingan dengan tertib. Ini bentuk dukungan untuk Persib dan jangan sampai menimbulkan gangguan keamanan,” ujarnya.
2. Rekayasa lalu lintas disiapkan

Untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar Pandapa Paramarta, petugas dari kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur lainnya menyiapkan pengaturan lalu lintas serta area parkir sementara.
Skema rekayasa lalu lintas disiapkan terutama menjelang pertandingan dimulai hingga selepas laga berakhir. Aparat juga akan memantau kemungkinan arus kendaraan yang meningkat apabila Persib berhasil memastikan gelar juara.
Selain itu, area parkir dipusatkan di sejumlah titik di sekitar kawasan pendopo guna mengurangi kemacetan di ruas jalan utama pusat kota.
“Kepadatan pasti ada karena ini pertandingan yang sangat dinantikan bobotoh. Karena itu arus kendaraan dan titik parkir sedang diatur agar tidak menumpuk di satu lokasi,” kata U Kusmana.
3. Pandapa jadi titik konsentrasi nobar

U Kusmana menyebutkan, pemilihan Pandapa Paramarta menjadikan kawasan tersebut sebagai titik utama konsentrasi suporter Persib di Kuningan pada hari pertandingan.
Lokasi itu dinilai lebih representatif dibandingkan penyelenggaraan nobar yang tersebar di banyak titik.
Selain Panitia juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi penonton selama pertandingan berlangsung. Seusai laga, massa suporter diminta membubarkan diri secara tertib untuk menghindari kepadatan kendaraan di pusat kota.
"Pertandingan terakhir Persib musim ini menjadi perhatian besar bobotoh karena berpeluang menentukan posisi akhir tim di klasemen kompetisi," kata U Kusmana.


















