Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Manajer Persib Soroti Kinerja Wasit Saat Ditahan Dewa United

Manajer Persib Soroti Kinerja Wasit Saat Ditahan Dewa United
Pertandingan Dewa United melawan Persib di Banten Internasional Stadium, Senin (20/4/2026) malam,yang berakhir imbang 2-2. (Dok Persib)
Intinya Sih
  • Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan Dewa United, namun manajer Umuh Muchtar menilai keputusan wasit merugikan timnya.
  • Umuh menyoroti gol kontroversial Dewa United yang dianggap terjadi setelah bola keluar lapangan dan mempertanyakan absennya penggunaan VAR.
  • Meskipun kecewa, Umuh tetap mengakui kekuatan Dewa United serta mengapresiasi dukungan penuh Bobotoh kepada Persib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Persib Bandung harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United dalam lanjutan Super League 2025/2026. Hasil ini menuai sorotan tajam, terutama dari manajemen tim.

Manajer Persib, Umuh Muchtar, secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit yang dinilai merugikan timnya. Ia menyebut ada keputusan krusial yang berdampak langsung pada hasil akhir pertandingan.

“Bola itu sudah jelas keluar, tapi tetap disahkan. Semua pemain sebenarnya sudah tahu dan sempat diam karena mengira bola out,” ujar Umuh, Selasa (21/4/2026)

1. Gol pertama kontroversial harusnya tidak sah

Dewa United lawan PSIM di Super League
Dewa United lawan PSIM di Super League. (Dok. Dewa United)

Umuh menilai salah satu momen paling krusial terjadi saat proses gol Dewa United. Menurutnya, bola sudah keluar lapangan sebelum akhirnya dilanjutkan dan berujung gol.

Situasi tersebut membuat pemain Persib sempat berhenti karena mengira permainan sudah dihentikan. Namun, wasit tetap membiarkan laga berjalan hingga lawan mencetak gol.

2. Pertanyakan tidak digunakannya VAR

small_berguinho_dewa_nando_20042026_3555dfca3e.jpeg
Pertandingan Dewa United melawan Persib di Banten Internasional Stadium, Senin (20/4/2026) malam,yang berakhir imbang 2-2. Dok Persib

Selain keputusan di lapangan, Umuh juga menyoroti absennya penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam momen tersebut. Ia menilai, VAR seharusnya bisa membantu memastikan keputusan lebih akurat, terutama dalam situasi krusial seperti itu.

“Kenapa VAR tidak digunakan? Padahal itu jelas. Harusnya bisa dilihat ulang,” katanya.

3. Tetap akui kekuatan lawan

Dewa United lawan PSIM di Super League
Dewa United lawan PSIM di Super League. (Dok. Dewa United)

Meski kecewa, Umuh tetap mengakui bahwa Dewa United adalah tim yang kuat dan layak diperhitungkan.

Namun, ia juga menyinggung faktor internal, yakni kurangnya kewaspadaan pemain Persib saat mengira bola sudah keluar. Hal itu dimanfaatkan lawan untuk melanjutkan permainan.

Di balik kekecewaan tersebut, Umuh mengaku tersentuh dengan dukungan Bobotoh yang tetap setia mendukung tim.

“Saya sedih melihat Bobotoh. Mereka tetap mendukung, bahkan sampai ikut mengawal. Ini sangat menyakitkan bagi kami,” ungkapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Jawa Barat

See More