Perebutan Juara Memanas Konsentrasi dan Kekompakan Persib Harus Dijaga

- Persib Bandung masih memimpin klasemen BRI Super League 2025/2026, namun persaingan ketat dari Borneo FC dan Persija membuat tim harus menjaga fokus hingga akhir musim.
- Manajer Umuh Muchtar menekankan pentingnya konsentrasi, kekompakan, dan tanggung jawab pemain agar tidak kehilangan poin di tujuh laga tersisa yang menentukan peluang juara.
- Pelatih Bojan Hodak memastikan mayoritas pemain Persib dalam kondisi fit dan siap menghadapi Dewa United, dengan mentalitas positif serta persiapan matang selama sepekan terakhir.
Bandung, IDN Times - Persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026 kian memanas di akhir musim yang masih menyisakan tujuh laga. Persib yang berada di puncak klasemen masih bisa digeser oleh Borneo dan Persija yang berada di bawahnya.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengingatkan seluruh pemain untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul semakin ketatnya persaingan di papan atas klasemen Super League.
Kemenangan yang diraih pesaing terdekat seperti Borneo FC membuat jarak poin dengan Persib Bandung semakin tipis. Situasi ini dinilai Umuh Muchtar sebagai alarm bagi tim agar tidak kehilangan fokus dalam setiap pertandingan.
Kunci utama bagi Persib Bandung saat ini adalah menjaga konsentrasi dan kekompakan tim. Ia menegaskan bahwa setiap pemain harus menjalankan tanggung jawabnya dengan maksimal dan menghindari kesalahan yang bisa berujung kebobolan.
“Pemain harus lebih hati-hati dan waspada. Semua harus punya keinginan untuk menang, kompak, dan bertanggung jawab di posisi masing-masing. Jangan sampai ada kesalahan yang merugikan tim,” ujar Umuh, Minggu (19/4/2026).
1. Lawan Persib makin tangguh

Selain tekanan dari tim papan atas seperti Borneo FC dan Persija Jakarta, Umuh Muchtar juga menyoroti kebangkitan tim-tim papan bawah yang kini tampil lebih agresif demi menghindari degradasi.
Ia mencontohkan Bhayangkara FC yang mulai merangkak naik di klasemen. Kondisi ini membuat setiap pertandingan menjadi tidak mudah, termasuk saat menghadapi tim yang sebelumnya berada di posisi bawah.
“Sekarang semua tim ingin bangkit. Tidak ada lagi tim yang bisa dianggap lemah. Tim papan bawah justru bisa mencelakakan kalau kita lengah,” katanya.
2. Fokus jelang akhir kompetisi

Dengan tujuh pertandingan tersisa, Umuh Muchtar menargetkan Persib Bandung mampu meraih enam kemenangan demi menjaga peluang juara tetap terbuka.
Ia kembali menegaskan pesan kepada seluruh pemain Persib Bandung agar tidak kehilangan fokus di fase krusial ini.
“Semua harus waspada karena persaingan makin ketat. Yang penting kita bisa mempertahankan performa dan jangan sampai kalah di momen penting,” tegas Umuh Muchtar.
3. Para pemain dipastikan fit jelang lawan Dewa United

Pelatih Persib Bojan Hodak memastikan timnya siap tanding menghadapi Dewa United pada pertandingan pekan ke-28 Super League 2025/26 di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, persiapan matang telah dilakukan skuad Pangeran Biru selama satu pekan terakhir. Pelatih asal Kroasia tersebut mengungkapkan, mayoritas pemainnya berada dalam kondisi fisik yang prima untuk melakoni duel ini.
"Kami sedang bersiap. Kami mempunyai waktu satu pekan untuk persiapan. Kabar baiknya adalah semua pemain dalam kondisi fit, kecuali Pato (Patricio Matricardi) yang terkena kartu merah," kata Hodak dalam konferensi pers menjelang laga, Minggu (19/4/2026).
Selain kondisi fisik, Hodak juga menyoroti mentalitas anak asuhnya yang sedang dalam tren positif. "Semua pemain lainnya ikut berlatih, atmosfernya bagus dan kami menantikan tantangan ini," tambahnya.
Dia memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas Dewa United. Menurutnya, tim lawan memiliki kedalaman skuad dan performa yang patut diwaspadai, meski posisi mereka di klasemen mungkin belum mencerminkan kualitas aslinya.















