Bogor, IDN Times — Di tengah tantangan pendanaan yang masih dihadapi kawasan konservasi di Indonesia, WWF-Indonesia menilai model yang dikembangkan EIGER Nature berpotensi menjadi salah satu alternatif untuk mendukung pembiayaan konservasi yang berkelanjutan. Penilaian tersebut muncul setelah WWF-Indonesia bersama jejaring WWF Global meninjau langsung kawasan EIGER Nature yang tengah bersiap dibuka untuk publik.
Pandangan itu disampaikan CEO WWF-Indonesia, Aditya Bayunanda, saat kunjungan 22 perwakilan WWF-Indonesia dan jejaring WWF Global ke EIGER Nature di Bogor. Dalam kunjungan tersebut, peserta diajak melihat langsung pendekatan yang dikembangkan EIGER Nature dalam menggabungkan upaya restorasi lahan, konservasi alam, edukasi lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Bagi WWF, pendekatan semacam itu menarik karena menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat mengambil peran dalam menjaga alam tanpa melepaskan aspek manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
