Wisata Kuliner Malam di Bandung Setelah Tarawih, Ini Spotnya

- Suasana malam Ramadan di Bandung makin hidup setelah tarawih, dengan warga yang berburu kuliner dan nongkrong santai bersama teman atau keluarga.
- Banyak spot populer seperti Sudirman Street, Jalan Cibadak, Dago, hingga Alun-Alun Bandung menawarkan pilihan makanan beragam dari jajanan kaki lima sampai kafe estetik.
- Tradisi kuliner malam ini jadi bagian gaya hidup masyarakat Bandung, menghadirkan suasana hangat dan kebersamaan khas Ramadan di Kota Kembang.
Bandung, IDN Times - Ramadan di Bandung tak berhenti setelah azan Isya dan salat tarawih selesai. Justru, suasana malam di Kota Kembang terasa makin hidup dengan ramainya warga yang keluar untuk nongkrong dan berburu kuliner.
Tradisi ini sudah jadi bagian dari gaya hidup masyarakat setempat. Setelah beribadah, banyak orang memilih melanjutkan malam dengan makan ringan, minum hangat, atau sekadar ngobrol santai bersama teman dan keluarga.
Sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat, Kota Bandung memang dikenal punya banyak spot kuliner malam yang variatif. Dari jajanan kaki lima hingga kafe estetik, semuanya tersedia.
Berikut beberapa spot wisata kuliner malam di Bandung yang bisa kamu datangi setelah tarawih:
1. Sudirman Street, surganya street food malam

Sudirman Street Day and Night Market menjadi salah satu destinasi favorit untuk wisata kuliner malam. Tempat ini menawarkan beragam pilihan makanan, mulai dari jajanan tradisional hingga menu Asia modern.
Suasana yang ramai dan tertata rapi membuat pengunjung nyaman berkeliling sambil memilih makanan. Setelah tarawih, tempat ini biasanya dipenuhi keluarga dan anak muda yang ingin menikmati suasana Ramadan.
Kamu bisa menemukan dimsum, sate, seafood, hingga dessert kekinian dalam satu area. Tempat ini cocok untuk kamu yang datang beramai-ramai dengan selera berbeda.
2. Jalan Cibadak, legendaris dan selalu ramai

Jalan Cibadak dikenal sebagai salah satu pusat jajanan malam legendaris di Bandung. Deretan tenda dan kedai makan mulai ramai sejak malam hari.
Menu yang ditawarkan pun beragam, dari martabak, nasi goreng, hingga olahan seafood. Aromanya yang menggoda sering kali membuat orang sulit menahan godaan untuk mampir.
Lokasinya yang strategis dan suasananya yang meriah membuat Jalan Cibadak pilihan tepat untuk melanjutkan malam Ramadan setelah tarawih.
3. Kawasan Dago, nongkrong sambil lihat city light

Kalau ingin suasana lebih santai dan sejuk, kawasan Dago bisa jadi opsi menarik. Banyak kafe dan restoran di area ini menawarkan pemandangan city light Bandung dari ketinggian.
Beberapa tempat menyediakan minuman hangat, camilan ringan, hingga makanan berat untuk menemani obrolan malam. Udara yang lebih dingin membuat nongkrong terasa lebih nyaman.
Setelah tarawih, duduk santai di Dago sambil menikmati teh atau kopi hangat bisa jadi cara sederhana untuk menutup hari dengan tenang.
4. Alun-Alun Bandung, tempat santai dan merakyat

Alun-Alun Bandung tetap jadi favorit warga untuk berkumpul di malam hari. Area terbuka ini sering dipadati keluarga yang duduk santai menikmati suasana kota.
Di sekitar alun-alun, banyak pedagang kaki lima yang menjajakan jajanan seperti jagung bakar, cilok, hingga minuman hangat. Harganya pun relatif terjangkau.
Bagi kamu yang ingin wisata kuliner malam dengan suasana sederhana dan penuh kebersamaan, Alun-Alun Bandung bisa jadi pilihan yang pas setelah tarawih.
Itulah beberapa spot wisata kuliner malam di Bandung yang bisa kamu kunjungi setelah tarawih. Dari street food hingga kafe dengan pemandangan indah, semuanya menawarkan pengalaman berbeda untuk menikmati malam Ramadan.
Kalau kamu, tim kuliner kaki lima atau nongkrong di kafe?

















![[QUIZ] Mau Tukar Uang THR? Tebak Cara Resmi Buru Uang Baru di Bandung](https://image.idntimes.com/post/20230406/antarafoto-penukaran-uang-pecahan-kecil-di-jambi-050423-ws-2-b31c62292b4d85cb1dfdfd411de3ed77.jpg)