Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti. dok Pemkot Bandung
  • Pemprov Jawa Barat mengkaji reaktivasi Zona Empat TPA Sarimukti bersama ITB untuk menampung sampah Bandung Raya, karena usia TPA diperkirakan habis pada Desember.

  • Pada 2027, DLH Jabar akan mengoptimalkan zona tersedia tanpa membuka hutan Perhutani, termasuk pengolahan sampah melalui landfill mining bersama TNI dan swasta.

  • Rencana PSEL di Sarimukti dibatalkan karena sumber air tidak memadai dan biaya investasi tinggi; pemerintah mempertimbangkan lokasi lain atau optimalisasi TPPAS Legok Nangka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Jawa Barat mengkaji reaktivasi Zona Empat TPA Sarimukti untuk memperpanjang daya tampung sampah Bandung Raya. Rencana PSEL di Sarimukti dibatalkan karena kebutuhan sumber air tidak terpenuhi.
  • Who?
    DLH Jawa Barat dipimpin Ai Saadiyah Dwidaningsih, tim ITB, TNI, pihak swasta, KLH, serta pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat terlibat dalam sejumlah rencana pengelolaan sampah.
  • Where?
    TPA Sarimukti melayani wilayah Bandung Raya. Alternatif jangka panjang diarahkan ke TPPAS Legok Nangka di Kabupaten Bandung; proyek PSEL lain mencakup Sumur Batu dan Burangkeng.
  • When?
    Rencana reaktivasi disampaikan pada Sabtu, 7 November 2026. Usia TPA Sarimukti diperkirakan habis pada Desember 2026, sementara konstruksi Legok Nangka ditargetkan mulai pada 2027.
  • Why?
    Reaktivasi Zona Empat dikaji karena Zona Lima hampir penuh dan TPA Sarimukti diperkirakan segera mencapai batas usia. PSEL Sarimukti tidak direkomendasikan KLH akibat tidak terpenuhinya sumber air.
  • How?
    DLH Jawa Barat menghitung volume Zona Empat bersama ITB, mengoptimalkan zona yang ada tanpa membuka hutan Perhutani, serta menyiapkan anggaran dan landfill mining. Persyaratan financial close Legok Nangka juga sedang dipenuhi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
TPA Sarimukti di Bandung Raya hampir penuh dan mungkin habis bulan Desember. Pemerintah Jawa Barat bersama tim ITB mau memakai lagi Zona Empat untuk menaruh sampah. Zona Lima juga hampir penuh. Mereka sedang menyiapkan TPPAS Legok Nangka. Rencana membuat listrik dari sampah di Sarimukti dibatalkan karena airnya tidak cukup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Upaya Jawa Barat menunjukkan pendekatan yang adaptif dalam menghadapi keterbatasan TPA Sarimukti: reaktivasi zona dikaji bersama tim ITB, lahan yang ada dioptimalkan tanpa membuka kawasan hutan, dan pengolahan sampah melibatkan TNI serta pihak swasta. Persiapan Legok Nangka yang terus berjalan juga menjaga adanya arah penanganan jangka panjang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan berbagai upaya untuk memperpanjang usia Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti untuk wilayah Bandung Raya. Salah satunya dengan mereaktivasi Zona Empat agar sampah dari wilayah aglomerasi tersebut bisa tertampung.

Adapun Umur TPA Sarimukti ini dipastikan akan habis pada Desember mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, rencana tersebut masih dalam kajian bersama tim ITB.

"Kami bersama tim ITB mencoba mereaktivasi Zona Empat. Kami masih berhitung berapa volumenya, karena bagian hilir menuju kolam stabilisasi belum ada konstruksi," ujar Ai, Sabtu (7/11/2026).

1. Dipastikan tidak akan membuka lahan baru

Pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti. dok Pemkot Bandung

Sementara untuk jangka menengah, DLH Jawa Barat pada 2027 mendatang akan mengoptimalkan lahan Zona yang ada tanpa menambah atau membuka kawasan hutan milik Perhutani. Zona lima yang saat ini digunakan pun dikatakan Ai sudah hampir penuh.

"Enggak (membuka lahan baru untuk Zona 5), kami hanya mengoptimalkan yang ada. Kami coba usulkan dari sisi anggaran. Lalu landfill mining unit mengolah sampah bersama TNI dan pihak swasta," ucapnya.

Sedangkan untuk jangka panjang, DLH Jawa Barat memancangkan optimisme tinggi terhadap penyelesaian Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

Saat ini DLH Jawa Barat tengah menyelesaikan tahap pemenuhan persyaratan financial close serta penyiapan lahan transmisi listrik maupun air baku.

"Insya Allah tahun depan betul-betul kami akan mulai konstruksi. On track insya Allah," kata dia.

2. TPA Sarimukti batal jadi tempat PSEL

TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)

Mengenai TPA Sarimukti sebagai lokasi pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL, Ai mengatakan, berdasarkan surat rekomendasi Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) rencana tersebut dibatalkan.

"Tampaknya kalau Sarimukti memang sudah ada surat resmi ya dari KLH yang menyatakan memang tidak direkomendasikan, karena tidak terpenuhinya sumber airnya," ungkap Ai.

Kemudian, soal rencana pemerintah untuk memenuhi kebutuhan air dari sumber terdekat, Ai memastikan, hal tersebut juga tidak mungkin dilakukan menyusul kondisi morfologi yang cukup curam di TPA Sarimukti.

"Kayaknya enggak, karena kan diperhitungkan, selain jarak dan ketinggiannyaa, head-nya itu cukup tinggi yang akan sangat mahal nanti investasinya begitu. Jadi ya menurut arahan dari Pak Gubernur juga ya sudah katanya, kita cari opsi lain," katanya.

3. Pemprov Jabar cari alternatif lain

TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)

Kendati begitu, ada opsi mencari alternatif lain yang memiliki sumber air yang memadai, atau mengoptimalkan PSEL di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang sedang dibangun.

"Jadi alternatifnya bisa apakah kita mencari alternatif lokasi lain yang bisa memenuhi kebutuhan air, kebutuhan yang lainnya, atau ya udah kita nanti optimalkan di Legok Nangka aja begitu," katanya.

"Dan mungkin untuk masalah PSEL Sarimukti ini sudah kami laporkan juga sih ke Kemenko Pangan ya, yang mengorkestrasi," sambungnya.

Mengenai update teranyar pembangunan proyek PSEL yang sudah diajukan oleh sejumlah kabupaten kota di Jawa Barat, Ai mengungkapkan, proyek pembangunan PSEL yang telah di ajukan oleh sejumlah kabupaten kota seluruhnya masih dalam tahap persiapan dan terus berprogres.

"Seperti di Sumur Batu, Burangkeng, progresnya itu dilakukan oleh mereka, dan ini masih tetap berproses ya antara Danantara, BUPP dengan kabupaten/kotanya tersendiri gitu," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article