Terlilit Utang Jadi Motif Pelaku Bacok Mantan Ketua KY Jaja Jayus

Bandung, IDN Times - Mantan Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus menjadi korban pencurian dengan pembacokan di rumahnya, Komplek Griya Bandung Asri, Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (28/3/2023).
Pelaku pun telah berhasil diamankan polisi kurang dari 10 jam setelah kejadian. Dia melakukan aksinya sendirian menggunakan celurit.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, dari keterangan pelaku motif pembacokan yang dilakukan karena hendak mencuri setelah butuh uang. Pelaku terlilit utang dan harus segera melunasinya.
"Sejauh ini motif tersangka pencurian dengan kekerasan," kata Kusworo dalam konferensi pers, Rabu (29/3/2023).
1. Sudah jual hp tapi uangnya masih kurang
.jpg)
Kusworo tidak merinci berapa utang yang harus dibayar pelaku hingga melakukan aksi keji ini. Namun, berdasarkan keterangan pelaku A ini sudah menggadaikan handphone (HP) dan mendapatkan uang Rp3,5 juta. Sayangnya jumlah tersebut belum cukup untuk melunasi utang.
"HP yang digadaikannya pun punya keponakan. Masih kurang jadi ada niat untuk mencuri," paparnya.
2. Berada di komplek perumahan korban dari siang hari

Dengan niat mencuri, A kemudian mendatangi perumahan Griya Bandung Asri (GBA) kawasan tempat Jaja Jayus tinggal. A sudah berada di kawasan ini dari pukul 11.00 WIB dan mencari korban yang dianggap mudah dicuri barangnya.
Saat ini, A melihat Jaja pulang menggunakan mobil. A menganggap bahwa Jaja mudah dicuri barangnya karena sudah terlihat tua dan tidak akan melakukan perlawanan.
"Menurut tersangka ini, target empuk sehingga diikuti kendaraan. Saat masuk rumah tersangka juga mengikuti korban," kata Kusworo.
3. Dipergoki anak Jaja yang juga kena bacok

Kusworo mengatakan, saat tersangka masuk ke dalam rumah orang yang pertama ditemui adalah putri Jaja, Tami. A kemudian mengancam Tami agar tidak berteriak dan melakukan penyekapan.
Namun, karena panik Tami kemudian berteriak minta tolong. A yang panik langsung melakukan pembacokan yang mengenai tangan dan punggung Tami.
Mendengar teriakan tersebut Jaja turun dari lantai 2 rumahnya. Melihat kejadian tersebut dia pun berteriak meminta bantuan warga. Sial Jaja juga dibacok oleh tersangka dan terkena bagian leher juga kepala.

















