Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Telkom Dorong Kurangi Sampah Plastik Lewat Water Refill Station
(Dok.Istimewa)
  • Telkom Indonesia bersama BMM menghadirkan Water Refill Station di Bandung Raya dan Sumedang untuk menyediakan air minum gratis sekaligus mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
  • Sembilan titik fasilitas dipasang di masjid, pesantren, sekolah, dan rumah literasi agar masyarakat mudah mendapatkan air minum layak konsumsi saat beraktivitas.
  • Program ini disambut positif oleh santri dan masyarakat karena membantu menyediakan air minum sehat serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan terkait akses air bersih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui Baitulmaal Muamalat (BMM) menghadirkan Water Refill Station di sembilan titik wilayah Bandung Raya dan Sumedang. Program ini bertujuan memperluas akses air minum layak konsumsi sekaligus mengajak masyarakat membiasakan penggunaan tumbler untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.

Fasilitas air minum gratis tersebut ditempatkan di sejumlah masjid, pondok pesantren, sekolah, hingga rumah literasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

1. Sediakan akses air minum gratis dengan teknologi penyaringan khusus

(Dok.Istimewa)

Water Refill Station yang disalurkan Telkom dan BMM menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO), yakni sistem penyaringan air dengan membran semipermeabel yang mampu menghilangkan zat terlarut, logam berat, mikroorganisme, garam, hingga berbagai kontaminan lainnya.

Teknologi tersebut menghasilkan air yang layak minum dan telah melalui pengujian laboratorium.

Kepala BMM Regional Office Jawa Barat, Lina, mengatakan program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air minum sehat tanpa biaya.

“BMM berkolaborasi dengan Telkom menghadirkan fasilitas air minum gratis untuk masyarakat Indonesia. Selain sebagai fasilitas air minum gratis dan sehat, program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan penggunaan botol sekali pakai guna mengurangi limbah sampah plastik,” ujar Lina.

2. Tersebar di masjid, pesantren hingga sekolah

(Dok.Istimewa)

Sebanyak sembilan titik Water Refill Station telah dipasang di wilayah Bandung Raya dan Sumedang.

Lokasi tersebut meliputi Masjid Riyadhush Shalihat RS Al Islam Bandung, Pondok Pesantren Abdan Syakuro Ngamprah, Masjid Besar Baiturrahman Patrakomala, Pondok Pesantren Hasanah Firyal Pangalengan, SMK Al Hadi Kota Bandung, Pondok Pesantren Alam Maroko Cililin, Masjid Baitul Muhajirin Rancaindah, Rumah Literasi BMM Antapani, serta Rumah Qur'an Masjid Ria Hiranyawati di Sumedang.

Melalui penyebaran fasilitas di titik-titik tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses air minum layak konsumsi saat beraktivitas.

3. Santri kini mendapat akses air minum yang lebih sehat

Air Bersih

Program ini juga mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Salah satunya datang dari Pondok Pesantren Alam Maroko, Cililin.

Perwakilan pondok pesantren, Ustadz Ahmad, mengaku fasilitas tersebut sangat membantu kebutuhan air minum para santri.

Menurutnya, sebelum adanya Water Refill Station, sebagian kebutuhan air minum masih mengandalkan sumber air sumur.

“Pemberian ini sangat membantu kebutuhan air minum kami. Biasanya kami meminum langsung dari sumur untuk kebutuhan air minum, sekarang alhamdulillah dengan alat ini bisa memberikan air minum yang sehat dan terjamin untuk para santri,” kata Ahmad.

Program Water Refill Station juga menjadi bagian dari upaya Telkom mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin keenam tentang akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat.

Editorial Team

Related Article