Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut bahwa dia belum pernah membaca studi dampak ekonomi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Padahal studi seperti ini penting karena bisa membantu sebuah daerah meningkatkan perekonomiannya dengan keberadaan infrastruktur penunjang.
Menurutnya, ketika merencanakan kawasan Rebana di Timur Provinsi Jawa Barat (Jabar), Emil telah membaca hitungan dampaknya pada perekonomian. Karena proyek apa saja yang dibangun di Jabar, seharusnya bisa memberikan sumbangsing pada perekonomian nasional.
"Kereta api cepat saya belum pernah lihat studinya apakah dengan dari (perjalanan) 3 jam menjadi 40 menit ada peningkatan pergerakan ekonomi," ujar Emil, Senin (19/12/2022).
