Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penolakan Geothermal di Jabar Menguat, Dedi Bakal Panggil ESDM
Kang Dedi Mulyadi. (biro humas jawa barat)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti penolakan proyek geothermal di beberapa wilayah dan berencana mempertemukan masyarakat dengan Kementerian ESDM untuk mencari solusi bersama.
  • Dedi menegaskan izin pembangunan geothermal sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian ESDM, sementara Pemprov Jabar berperan sebagai fasilitator komunikasi antara masyarakat dan pemerintah pusat.
  • Dialog terbuka akan digelar guna membahas kekhawatiran warga terkait dampak lingkungan dari proyek geothermal di kawasan Gunung Halimun, Gede Pangrango, Tampomas, dan Ciremai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Sebelumnya

Penolakan terhadap proyek geothermal muncul di sejumlah kawasan Jawa Barat seperti Gunung Halimun, Gunung Gede Pangrango, Gunung Tampomas, dan Gunung Ciremai. Warga menyuarakan kekhawatiran atas dampak lingkungan dan sosial dari proyek tersebut.

10 Juni 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi penolakan proyek geothermal dengan menyatakan akan mempertemukan perwakilan masyarakat dan Kementerian ESDM. Ia menegaskan bahwa izin geothermal berada di bawah kewenangan kementerian dan Pemprov Jabar akan berperan sebagai fasilitator dialog untuk mencari solusi bersama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Penolakan terhadap proyek pembangunan geothermal di beberapa wilayah Jawa Barat memunculkan rencana mediasi antara masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, perwakilan masyarakat dari daerah terdampak, serta pihak Kementerian ESDM yang memiliki kewenangan dalam penerbitan izin proyek.
  • Where?
    Beberapa kawasan di Jawa Barat, termasuk sekitar Gunung Halimun, Gunung Gede Pangrango, Gunung Tampomas, dan Gunung Ciremai.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Rabu, 10 Juni 2026. Jadwal pertemuan antara pemerintah daerah dan Kementerian ESDM masih menunggu informasi lebih lanjut.
  • Why?
    Masyarakat menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi dampak lingkungan dan sosial dari proyek geothermal yang dinilai dapat memengaruhi kehidupan warga sekitar.
  • How?
    Dedi Mulyadi berencana mempertemukan semua pihak dalam forum dialog terbuka untuk mencari solusi bersama melalui mediasi antara masyarakat dan pemerintah pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang di Jawa Barat tidak mau ada proyek panas bumi di gunung-gunung. Gubernur Dedi mau bantu supaya semua bisa bicara baik-baik. Dia mau ajak orang dari Kementerian ESDM dan warga duduk bersama. Mereka akan ngobrol tentang izin, lingkungan, dan hal yang bikin warga takut supaya bisa cari jalan baik untuk semua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Gubernur Dedi Mulyadi untuk mempertemukan masyarakat dengan Kementerian ESDM menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap dialog terbuka dan penyelesaian damai. Dengan memposisikan diri sebagai fasilitator, Pemprov Jawa Barat berupaya memastikan setiap kekhawatiran warga terkait proyek geothermal dibahas secara langsung dan transparan, mencerminkan semangat kolaboratif dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kepentingan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Penolakan proyek geothermal di beberapa wilayah Jawa Barat menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dia berencana mempertemukan perwakilan masyarakat dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar mencari titik temu.

Menurutnya langkah tersebut disiapkan sebagai upaya mediasi guna menjembatani aspirasi warga dengan pemerintah pusat yang memiliki kewenangan dalam penerbitan izin proyek geothermal.

1. Izin merupakan ranah Kementerian ESDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dia mengatakan, seluruh perizinan pembangunan geothermal berada di bawah kewenangan Kementerian ESDM. Karena itu, berbagai keberatan maupun penolakan dari masyarakat perlu dibahas langsung bersama pihak yang menerbitkan izin.

"Saya melihat dari sisi kewenangan, izin geothermal merupakan ranah Kementerian ESDM. Karena itu, jika ada penolakan atau keberatan dari masyarakat, pembahasannya harus melibatkan kementerian sebagai pihak yang memberikan izin," kata Dedi, dikutip Rabu (10/6/2026).

2. Dedi Ingin semuanya dibicarakan terlebih dahulu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berperan sebagai fasilitator yang menjembatani komunikasi antara pemerintah pusat, perusahaan pemegang izin, dan masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, jika persoalan yang muncul berkaitan dengan aspek teknis, sosial, maupun potensi dampak lingkungan, maka seluruh pihak perlu duduk bersama untuk mencari solusi melalui dialog terbuka.

"Kalau ada kekhawatiran terkait mitigasi atau dampak terhadap lingkungan, tentu itu harus dibicarakan kembali bersama Kementerian ESDM agar ditemukan jalan keluarnya," ujarnya.

3. Warga Jabar banyak yang menolak proyek geotermal

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi memastikan pihaknya akan mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk membahas berbagai kekhawatiran yang berkembang di tengah masyarakat terkait rencana pembangunan geothermal.

Ia menilai forum dialog penting dilakukan agar proses pembangunan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di lapangan dan seluruh aspirasi masyarakat dapat didengar secara langsung.

Sebelumnya, penolakan terhadap proyek geothermal muncul di sejumlah kawasan, di antaranya wilayah sekitar Gunung Halimun, Gunung Gede Pangrango, Gunung Tampomas, dan Gunung Ciremai. Warga di kawasan tersebut menyuarakan kekhawatiran terkait dampak proyek terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.

Editorial Team

Related Article