Bandung, IDN Times - Akses terhadap pekerjaan dan kemandirian ekonomi masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak penyandang disabilitas di Indonesia. Keterbatasan kesempatan pelatihan dan akses ke dunia kerja menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi kelompok ini dalam pasar tenaga kerja.
Di tengah kondisi tersebut, berbagai program pemberdayaan terus dikembangkan untuk membuka peluang yang lebih inklusif. Salah satunya melalui pelatihan vokasi yang dirancang agar penyandang disabilitas memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Vokasi Disabilitas yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Mandiri Taspen. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta sekaligus memperluas akses mereka terhadap peluang kerja yang lebih layak.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pemberdayaan yang menyasar kelompok rentan agar memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang, berkarya, dan meningkatkan taraf hidup secara mandiri.
