Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PDIP Jabar Buka Suara Soal Kader Copot Foto Wapres Gibran

Kota Bandung
2 min read
PDIP Jabar Buka Suara Soal Kader Copot Foto Wapres Gibran
Momen pimpinan DPRD Kota Sukabumi turunkan foto Wapres Gibran di ruang kerjanya (IDN Times/Istimewa)
  • Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari mencopot foto Wapres Gibran Rakabuming Raka di ruang kerjanya pada 7 Oktober 2026, lalu aksinya viral.

  • Ketua PDIP Jabar Ono Surono menegaskan tindakan Rojab merupakan inisiatif pribadi tanpa instruksi dari struktur partai, baik DPC, DPD, maupun DPP.

  • PDIP Jabar akan mendalami motivasi Rojab dan melaporkannya ke DPP; Rojab menyebut putusan MK terbaru menguatkan keputusannya mencopot foto tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Aksi nekat dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rojab Asyari. Ia secara terang-terangan mencopot foto Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang terpajang di ruang kerjanya pada Rabu (7/10/2026).

Aksi yang kemudian viral di media sosial ini sontak menjadi perhatian publik, dan memicu pertanyaan mengenai sikap resmi partai berlambang banteng moncong putih tersebut terhadap kadernya.

Menanggapi aksi kadernya yang mendadak jadi perbincangan hangat, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Rojab murni merupakan sikap dan inisiatif personal, tanpa ada instruksi apa pun dari struktur partai, baik di tingkat DPC, DPD, maupun DPP.

"Yang jelas sebagaimana yang disampaikan oleh yang bersangkutan kan itu merupakan sikap dan tindakan personal ya. Jadi tidak ada sekalipun instruksi dari partai," tegas Ono, Kamis (8/10/2026).

  1. 1. PDIP Jabar akan mendalami persoalan ini

    IMG_7932.jpeg
    Momen pimpinan DPRD Kota Sukabumi turunkan foto Wapres Gibran di ruang kerjanya (IDN Times/Istimewa)

    Meski demikian, Ono tidak memungkiri bahwa keputusan maupun dinamika seputar MK bisa saja memicu respons beragam di tengah publik, termasuk dari kadernya di daerah. Dari sisi kelembagaan, Ono menyebut partainya tidak pernah mengambil sikap khusus terkait permasalahan tersebut.

    Saat disinggung apakah tindakan serupa akan dibiarkan jika dilakukan oleh kader PDIP di wilayah lain, Ono menyatakan partainya akan terlebih dahulu memantau situasi dan mendalami motif di balik aksi tersebut.

    "Kami akan melihat situasinya, nanti juga akan kami dalami, misalnya yang di Sukabumi itu ya paling tidak nanti saya coba untuk menggali motivasi apa ya yang ada di sana," kata dia.

  2. 2. Perkara ini juga akan dilaporkan langsung ke pimpinan pusat

    Inin Nastain IDN Times/ Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono
    Inin Nastain IDN Times/ Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono

    Ono menambahkan, selama sebuah tindakan bergerak pada ranah pribadi dan tidak menyangkut kebijakan atau program partai, hal itu tentu merupakan hak langkah personal yang patut dihormati. Namun, jika ditemukan unsur yang berkaitan langsung dengan garis partai, tentu ada mekanisme internal yang harus dijalankan.

    "Nanti pendalaman dululah, nanti kan akan saya laporkan juga ke DPP Partai," kata Ono.

  3. 3. Sudah berniat mencopot foto Gibran sejak lama

    IMG_7931.jpeg
    Momen pimpinan DPRD Kota Sukabumi turunkan foto Wapres Gibran di ruang kerjanya (IDN Times/Istimewa)

    Sebelumnya, aksi pencopotan foto tersebut bukan tanpa alasan. Rojab mengaku sejak Gibran dilantik sebagai wapres, ia sebenarnya sudah berniat meminta pihak Sekretariat DPRD untuk tidak memasang foto Presiden dan Wakil Presiden di ruang kerjanya.

    "Momen putusan MK yang baru semakin menguatkan saya untuk mencopot foto wapres yang ada di ruangan saya," ujar Rojab saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More