Bandung, IDN Times - Penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19) yang masif di berbagai daerah membuat banyak sektor terdampak, salah satunya pariwisata. Di Provinsi Jawa Barat, sudah ada sekitar 575 hotel sudah tidak beroperasi. Hal ini kemudian berdampak pada dirumahkannya 25 ribu karyawan.
Minimnya masyarakat menggunakan hotel untuk menginap dan beraktivitas dikarenakan ada aturan pembatasan sosial dari pemerintah. Dengan demikian masyarakat enggan bepergian keluar selain karena takut terpapar virus juga karena aturan yang berlaku.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, dari laporan dinas pariwisata di tingkat kabupaten kota, okupansi hotel hanya berada di kisaran 5 persen.
“Memang untuk okupansi hotel sudah turun, sudah hampir 5 persen. Biasanya (angka okupansi paling rendah) 50 persen. Kemudian juga karyawannya hampir 25 ribu itu dirumahkan dari industri hotel dan restoran, belum ada yang di PHK,” ujar Dedi, Kamis (9/4).
