Bandung Barat, IDN Times - Pandemi COVID-19 memukul sendi-sendi kehidupan masyarakat. Semua sektor ekonomi harus tersendat akibat ditutupnya sejumlah pusat perbelanjaan offline. Akibatnya, laju roda ekonomi mau tak mau melambat.
Dampak dari dari itu sejumlah warga yang berada di lapisan masyarakat menengah ke bawah harus menanggung risiko hidup susah. Yayan Hendrayana (53), warga Kampung Rawa Pojok RT 02/06, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpaksa harus menganggur sejak tiga bulan lalu.
"Saya sudah vakum 3 bulan, otomatis enggak ada pendapatan karena enggak ada order," ujar Yayan saat ditemui di kediamannya, Senin (15/6).
