Bandung, IDN Times - Pakar Informasi Publik Dan Satriana mengatakan jika Pemerintah Kota Bandung belum menerapkan protokol social distancing dalam agenda kehumasan secara maksimal. Dalam pandemik virus corona (COVID-19) agenda kehumasan seharusnya dilakukan dengan model daring.
"Kota Bandung kapasitasnya sudah memungkinkan mengembangkan teknologi informatika. Protokol pencegahan saya tidak lihat gaya penyebaran informasi pertemuan fisik mendukung protokol pencegahan COVID-19," ujar Dan saat dihubungi, Jumat (1/5).
