Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
OSL Indonesia Resmi Meluncur, Bidik Ekosistem Aset Digital
OSL Indonesia Resmi Meluncur, Bidik Ekosistem Aset Digital (Dok. OSL)
  • OSL Indonesia resmi diluncurkan di Bali, melibatkan sekitar 150 regulator, mitra, pelaku industri, komunitas, KOL, dan media untuk memperkuat perannya dalam ekosistem keuangan digital.
  • Perusahaan mengusung positioning “Empowered by Global Compliance” dengan nilai Global, Compliant, dan Empowering, yang menekankan pengalaman internasional, tata kelola, kepercayaan, akses, edukasi, serta transparansi.
  • OSL Indonesia mengembangkan fitur Quick Trade/RFQ dan melihat peluang tokenisasi aset, sambil mengingatkan risiko tinggi perdagangan aset digital seperti fluktuasi harga, likuiditas, teknologi, dan regulasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times – OSL Indonesia baru saja menandai langkah barunya di industri aset digital melalui gelaran OSL’s Obsession Night: Where Global Compliance Meets Relentless Innovation. Acara Official Grand Launch tersebut digelar di Bali dan dihadiri sekitar 150 tamu dari berbagai unsur ekosistem aset digital.

Para regulator, mitra strategis, pelaku industri, komunitas, key opinion leader (KOL), hingga media hadir dalam satu ruang. Momentum tersebut dimanfaatkan OSL Indonesia untuk memperkenalkan arah perusahaan yang ingin lebih dekat dengan komunitas sekaligus aktif mengambil bagian dalam perkembangan ekosistem keuangan digital.

Perayaan peluncuran juga memadukan unsur budaya dan teknologi. Pertunjukan tradisional Bali, pesta kembang api, hingga airdrop aset kripto USDGO menjadi bagian dari rangkaian acara yang menggambarkan pertemuan antara budaya lokal dan perkembangan teknologi blockchain.

Melalui grand launch ini, OSL Indonesia menegaskan ambisinya untuk membangun perjalanan jangka panjang di Indonesia. Perusahaan membawa pendekatan yang menempatkan kepatuhan, kepercayaan, edukasi, serta pengembangan teknologi sebagai bagian dari strategi pertumbuhannya.

1. Grand launch jadi awal langkah jangka panjang

OSL Indonesia Resmi Meluncur, Bidik Ekosistem Aset Digital (Dok. OSL)

President Director OSL Indonesia, Ivan Arilito, dalam siaran persnya mengatakan bahwa peluncuran resmi tersebut bukan sekadar perayaan, melainkan penanda dimulainya perjalanan perusahaan di tengah perkembangan industri keuangan digital Indonesia.

“Malam ini bukan hanya tentang merayakan sebuah grand launch. Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa OSL Indonesia hadir dan siap menjadi bagian dari perkembangan ekosistem keuangan digital Indonesia. Kami ingin membangun hubungan yang kuat dengan komunitas, partners, pengguna, dan seluruh stakeholders, serta tumbuh bersama mereka dalam perjalanan jangka panjang ini,” ujar Ivan.

OSL Indonesia pun ingin membangun hubungan dengan berbagai pihak, mulai dari pengguna, komunitas, investor, hingga pelaku industri. Pertemuan berbagai unsur ekosistem dalam acara tersebut dinilai menjadi gambaran pentingnya kolaborasi untuk mendorong perkembangan industri aset digital yang semakin matang.

2. Tiga nilai baru jadi fondasi pengembangan layanan

ilustrasi investasi kripto (pexels.com/ Alesia Kozik)

Dalam kesempatan tersebut, OSL Indonesia juga memperkenalkan positioning baru bertajuk “Empowered by Global Compliance”. Strategi ini dibangun melalui tiga nilai utama, yakni Global, Compliant, dan Empowering.

Nilai Global merujuk pada pengalaman serta kapabilitas internasional yang dibawa OSL ke Indonesia. Sementara Compliant menempatkan kepatuhan dan tata kelola sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan. Adapun Empowering menjadi komitmen untuk memperluas akses, edukasi, transparansi, dan membantu pengguna membuat keputusan yang lebih baik.

“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dalam perkembangan ekonomi digital. Karena itu, kami melihat kehadiran OSL Indonesia bukan sebagai sebuah perjalanan jangka pendek. Kami ingin terus membangun, berkolaborasi, dan berinovasi bersama Indonesia. Bagi kami, masa depan digital harus dibangun dengan compliance, trust, dan education sebagai pondasinya,” kata Ivan.

Melalui pendekatan tersebut, OSL Indonesia membawa visi untuk menjadi platform keuangan yang dapat tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Perusahaan tidak hanya menempatkan diri sebagai platform perdagangan aset digital, tetapi juga ingin mengambil peran sebagai mitra dalam perkembangan ekosistem keuangan digital.

3. Komunitas dan inovasi jadi bagian dari strategi pertumbuhan

OSL Indonesia Resmi Meluncur, Bidik Ekosistem Aset Digital (Dok. OSL)

Semangat membangun ekosistem bersama komunitas juga ditunjukkan melalui berbagai apresiasi dalam acara peluncuran tersebut. OSL Indonesia membagikan special rewards dengan total nilai hingga Rp40 juta, mulai dari airdrop USDGO, merchandise, hingga sejumlah hadiah melalui doorprize dan kompetisi perdagangan.

Di sisi pengembangan layanan, OSL Indonesia terus memperluas fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, termasuk Quick Trade/RFQ untuk akses perdagangan yang lebih cepat dan tersedia selama 24 jam. Perusahaan juga melihat peluang pengembangan teknologi seperti asset tokenization yang dinilai berpotensi memperluas utilitas aset digital dan keterhubungannya dengan ekosistem keuangan yang lebih luas.

Namun, perdagangan aset digital tetap memiliki risiko tinggi, mulai dari fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, hingga perubahan regulasi. Karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko setiap aset, melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR), serta mempertimbangkan profil risiko dan kemampuan finansial sebelum mengambil keputusan.

Disclaimer: Transaksi aset kripto memiliki risiko tinggi dan berpotensi mengalami kerugian. Konten ini ditujukan untuk tujuan informasi dan edukasi. Pengguna diimbau memahami risiko, melakukan riset mandiri, serta bertransaksi sesuai profil risiko, tujuan, dan kemampuan finansial masing-masing.

Curated For You

Editorial Team

Related Article