Ombak Tinggi, Nelayan Indramayu Tepikan Perahu

- Ombak mencapai 3 meter di tengah laut, menghambat aktivitas nelayan
- Nelayan memperbaiki perahu rusak karena tidak bisa melaut, menganggur tanpa penghasilan pasti
- Kecepatan angin di Indramayu mencapai 30 km/jam, diprakirakan turun hujan sepanjang hari
Indramayu, IDN Times - Musim hujan yang menjadi berkah bagi para petani, ternyata tidak dirasakan para nelayan di Indramayu. Sekitar sebulan terakhir, aktivitas mereka mencari ikan terhambat, lantaran cuaca yang tidak mendukung.
Sekitar sebulan terakhir, cuaca di perairan Indramayu tidak bersahabat dengan nelayan. Ombak yang tinggi, memaksa mereka menepikan perahu untuk menghindari musibah di tengah laut.
"Gak bisa kerja, hampir satu bulan. Ombaknya besar," kata salah satu nelayan di Pelabuhan Dadap, Kecamatan Juntinyuat Kodori
1. Di tengah laut, ombak bisa mencapai 3 meter

Sejak sekitar sebulan terakhir, jelas Kodori, ombak bisa mencapai ketinggian 3 meter. Kondisi itu dinilai beresiko besar jika nelayan memaksakan diri untuk melaut.
"Kalau di tengah ya 2,5 sampai tiga meter lah. Itu banyak juga (perahu) yang bersandar, banyak yang gak berangkat tuh," kata dia.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas mencari ikan para nelayan hanya dilakukan di bibir pantai saja, dengan hasil yang sangat minim.
2. Isi waktu dengan memperbaiki perahu yang rusak

Akibat tidak melaut, Kodir mengaku para nelayan cenderung tidak ada penghasilan pasti. Hal itu lantaran mereka hanya memiliki keterampilan sebagai nelayan saja.
"Gak melaut, ya menganggur. Gak ada kerjaan," kata dia.
Satu-satunya aktivitas yang masih mereka lakukan adalah memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil di perahunya.
"Ya beberes perahu. Yang rusak-rusak, diberesin. Sambil nunggu normal lah. Karena sekarang ini, di tengah laut ada angin (kencang), ada hujan," kata dia
3. Kecepatan angin di Indramayu 30 km/jam

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Kertajati, kecepatan angin di Kabupaten Indramayu masih cukup tinggi selama 2 hari ke depan, yakni Jumat (16/1/2026) dan Sabtu (17/1/2026). Kecepatan angin di daerah itu di angka 30 km per jam.
Angka tersebut sekaligus sebagai yang tertinggi di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). Selain itu, daerah tersebut juga diprakirakan turun hujan sepanjang hari dengan intensitas ringan-sedang.


















